siang ini saya seharian di kampus. saya nunggu dosen pembimbing untuk menyerahkan draft skripsi saya. akhirnya setelah hampir enam tahun bolak-balik di kampus sampai juga saya pada babak terakhir. entahlah masih ada rasa sayang saya untuk meninggalkan kampus. ada ketidakrelaan. apakah rasa ini muncul dari reruntuhan mushola fakultas saya, dari seliweran adik2 kelas saya yg makin gak jelas, atau…
….
……
..
dari seseorang yg terlihat sedang menunggu di balik jendela sana….
saya tidak tahu jawabannya.
entah apakah sebuah syair obati rasa gundah di hati
Hatiku selembar daun
melayang jatuh di rumput
Nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini
Ada yang masih ingin kupandang,
yang selama ini senantiasa luput
Sesaat adalah abadi
sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi

