Korban terus berjatuhan di Syria, Human Right Watch melaporkan kurang lebih 5.000 orang menjadi korban dalam aksi massif menjatuhkan rezim Bashar Assad yang berlangsung sejak Maret 2011 hingga hari ini. Sebagai bagian gerakan musim semi Arab atau people power yang bertujuan meruntuhkan rezim-rezim diktator, para analis politik masih menunggu bagaimana akhir dari kisah di Syria ini. Kita telah menyaksikan bagaimana para rezim-rezim diktator Arab dijatuhkan satu per satu oleh rakyatnya. Untuk pertama kalinya kawasan Timur Tengah mengalami era keterbukaan setelah sekian lama dikungkung oleh banyak rezim brutal yang tak sungkan membantai rakyatnya. Gerakan ini menjadi objek kajian, bahan diskusi, dan perhatian masyarakat mulai Barat hingga Timur. Timur Tengah adalah sumbu dunia ditambah muatan sentimen keislaman yang tinggi, hari ini masyarakat dunia menunggu akankah gerakan musim semi arab menjadi pertanda kebangkitan dan memunculkan super power baru yang berbasis Islam atau Daulah Khilafah.
Kita semua telah menyaksikan bagaimana setelah para rezim dijatuhkan, isu-isu keislaman dan gerakan-gerakan Islam muncul dan mengambil momen di era keterbukaan. Pemilu yang diadakan di Tunisia dan Mesir dimenangkan oleh gerakan Islam moderat yang seakan menjadi petunjuk betapa sistem Islam sangat dirindukan oleh mayoritas masyarakat di Timur Tengah. Khusus di Syria fenomena ini menjadi sangat menarik, berpuluh tahun rezim Syria yang bercorak Baathisme Arab menutup pintu rapat-rapat bagi gerakan dan partai Islam. Partai-partai politik di Syria umumnya berideologi sosialisme sebagaimana corak partai Baath. Sedangkan pada saat Revolusi Syria 2011 saat ini, perlawanan dimotori oleh gerakan oposisi Syria, National Council Of Syria yang bercorak sekuler. Satu-satunya gerakan Islam yang masih eksis di Syria hanyalah Hizbut Tahrir. Banyak analis politik yang menyatakan bahwa Hizbut Tahrir tidak akan banyak memberikan manfaat bagi perubahan di Syria nantinya dan berbeda dengan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan An-Nahdhah di Tunisia karena Hizbut Tahrir yang sejak awal menolak demokrasi. Orang boleh berkata apapun, tapi Barat pasti berpandangan lain. Ide dan cita-cita yang dibawa oleh Hizbut Tahrir-lah yang saat ini pasti memusingkan Barat. Menolak demokrasi dan secara konsisten mengampanyekan tegaknya Daulah Khilafah Islamiyah membuat Hizbut Tahrir berbeda dengan gerakan-gerakan Islam lain yang dapat dengan mudah dikendalikan oleh Barat melalui jebakan demokrasi.
Maka di tengah hiruk-pikuk di Syria muncul pertanyaan, Akankah Khilafah akan tegak berawal dari Syria? Momentum perubahan serta tingginya keinginan masyarakat untuk dipimpin menggunakan sistem Islam membuat Hizbut Tahrir memiliki nilai tawar yang tinggi. Hizbut Tahrir akan mudah meraih dukungan umat dengan ide-idenya yang tanpa cacat dan murni tanpa embel-embel demokrasi. Hizbut Tahrir juga terbukti sangat survive di Syria ketika sekian lama banyak gerakan Islam yang tiarap menghadapi rezim Assad yang brutal, membuktikan bahwa gerakan ini memiliki pendukung yang solid dan tidak kenal menyerah.
Memang tantangan penegakan Khilafah di Syria cukup tinggi, andai mampu meruntuhkan rezim Assad masih ada Israel-anjing herder Barat di Timur Tengah- yang berbatasan langsung dengan Syria, juga ancaman dari Amerika Serikat yang memiliki pangkalan aju di Incirlik Turki yang berbatasan dengan Syria, belum lagi bantuan Iran dan milisi Hizbullah yang selama ini memiliki kedekatan secara teologis dengan rezim Assad. Tapi selain tantangan, peluang tegaknya Khilafah dari Syria juga cukup tinggi. Secara teologis nama Syria muncul di banyak Hadits Rasulullah mengenai bisyaroh akhir zaman. Secara geopolitik posisi Syria berada di jantung Timur Tengah, selain itu Syria berbatasan langsung dengan Libanon dan Yordania yang merupakan basis massa Hizbut Tahrir terbesar selain Palestina. Syria juga berbatasan langsung dengan Iraq yang hingga hari ini dalam kondisi chaos dan mudah terpengaruh dengan perubahan apapun yang terjadi di kawasan tetangganya. Maka bila itu semua terjadi maka sekali lagi kita akan melihat sebuah gerakan revolusi baru di Timur Tengah, bukan hanya gerakan Arabian Spring tapi sebuah gerakan baru yang bernama Islamic Dawn alias Fajar Islam. Kita menunggu seperti juga orang-orang Barat menunggu. Tapi bila orang-orang di Barat harap-harap cemas agar Khilafah mundur dari jadwal penegakannya, kita kaum muslimin harusnya berharap agar Khilafah segera tegak dan menjelang di depan mata. Wallahu’alam.
Smg khilafah segera terbangun dr tidur panjangnya.. Allaahu Akbar!!
Daulah Khilafah Islam akan berdiri dengan ijin dan pertolongan Allah SWT tidak lama lagi di atas tanah Jawa. Sekarang sedang dalam persiapan dan sudah mencapai tahap akhir. Uji sikap bagi penduduk Jawa dan penguasanya terhadap proses akan berdirinya Daulah Khilafah Islam dengan berbagai peringatan yang telah saya sampaikan telah selesai. Berbagai peristiwa sebagai pertanda juga sudah terjadi. Kesimpulannya sebagain penduduk Jawa dan para penguasanya yang bergelimang kezaliman tetap melakukan makar terhadap kehendak Allah SWT. Aktifnya gunung Sindoro dan Ijen yang tidak termasuk dalam dalam daftar 8 gunung yang akan meletus secara serentak menandakan gerakan makar itu tetap saja ada. Oleh karenanya tindakan tegas dari Pasukan Kerajaan Langit dan Bumi akan dilaksanakan terhadap kacung-kacung Yahudi Bani Israel di atas tanah Jawa ataupun di tempat lainnya. 2 Airfcoce One akan menjadi target berikutnya jika seluruh kegiatan makar baik langsung atau tidak langsung kepada kehendak Allah SWT akan berdirinya Daulah Khilafah Islam dan Khalifah al Mahdi yang juga 666 tidak dihentikan. Kami persilahkan Pasukan Kerajaan Langit dan Bumi Pangkalan I Amerika Serikat untuk memburu target tersebut dan menjatuhkannya menjadi 48 kepingan besar sebagai tanda jumlah pecahan lempeng bumi di atas negeri Amerika Serikat sebelum ditelan bumi belah antara Denver sampai Houston.
Pasukan berpanji hitam Daulah Khilafah Islam nantinya akan berkemah di Ghutah (Damaskus) Syiria / Suriah saat menunggu kedatangan kedua kalinya Nabi Isa as. Tentunya dibawah Komando Gabungan Khalifah al Mahdi dan Imam Mahdi yang sudah muncul saat itu.
Saya tertarik dengan pernyataan anda, khlifah al mahdi ; mudah-mudahan segera menjadi kenyataan