Diposkan dalam Sajak Tukang Molor, artikel tamu pada Desember 22, 2009 | 1 Komentar »
Ibu
Kaulah gua teduh
tempatku bertapa bersamamu
sekian lama
Kaulah kawah
dari mana aku meluncur dengan perkasa
Kaulah bumi
yang tergelar lembut bagiku
melepas lelah dan nestapa
gunung yang menjaga mimpiku
siang dan malam
mata air yang tak brenti mengalir
membasahi dahagaku
telaga tempatku bermain
berenang dan menyelam
Kaulah, ibu, laut dan langit
yang menjaga lurus horisonku
Kaulah, ibu, mentari dan rembulan
yang mengawal perjalananku
mencari jejak sorga
di telapak kakimu
(Tuhan,
aku bersaksi
ibuku telah melaksanakan amanatMu
menyampaikan [...]
Untuk mentranslate bahasa
Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannya untuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikan pembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (19/11).
Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwa alasannya memetik tiga buah kakao di kebun PT Rumpun Sari Antan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untuk [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam artikel tamu pada November 18, 2009 | Leave a Comment »
Masyarakat luas telah mengikuti pemutaran rekaman sebagian dari episode kisruh “cicak-buaya” yang disiarkan langsung oleh televisi selama kurang lebih 4,5 jam pada tanggal 3 November 2009. Ibarat gunung es, rekaman pembicaraan tersebut hanyalah menunjukkan bagian kecil dari apa yang terjadi sesungguhnya: adanya mafia hukum/peradilan.
Pemutaran rekaman telepon hasil penyadapan KPK yang ditonton oleh masyarakat luas itu [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam artikel tamu pada Oktober 15, 2009 | Leave a Comment »
Raditya Dika dan Qory telah menjadi buah bibir di seluruh Nusantara belakangan ini. Yang satu adalah blogger yang telah mengembangkan karirnya menjadi penulis naskah film, sedangkan yang satunya lagi baru saja terpilih sebagai Putri Indonesia 2009. Akan tetapi, yang menyedot perhatian banyak orang bukanlah karir mereka, melainkan cara mereka menjalaninya. Raditya menulis naskah untuk sebuah [...]
Untuk mentranslate bahasa
salah satu sanggahan terbesar mengenai ide Khilafah dan persatuan Islam adalah anggapan utopis bahwa kaum muslimin dapat bersatu dalam satu institusi. anggapan ini semakin mengemuka terutama terkait isu Sunni-Syiah. sudah menjadi hal jamak (kata pendukung ide keutopisan persatuan Islam dan Khilafah) bahwa antara Sunni dan Syiah terdapat jurang yg sangat lebar dan sulit disatukan. hal [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam artikel tamu pada Agustus 2, 2009 | 2 Komentar »
Assalamualaikum wr wb.
Afwan sebelumnya,memang tidak ada toleransi untuk keterlambatan.Bukan ngeles dsb tapi mau bilang saja,menulis bagi saya masih berupa tuntutan tugas.maka mohon bimbinganya juga supaya dapat menulis yang berkarakter ,islami tentunya dan bermanfaat untuk mengubah manusia!!!!jzk .ini tentang peristiwa dikampus yang membuat saya aneh”kok bisa”
Rabu sore,,,
Dengan langkah tegap dan tergopoh gopoh kunaiki tangga audit, supaya [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam artikel tamu pada Juni 22, 2009 | Leave a Comment »
ALKISAH ada seorang ibu bermata satu yang mempunyai satu anak laki-laki.
Ketika anak laki-lakinya belajar di Sekolah Dasar (SD), si ibu datang ke sekolahnya untuk melihat anaknya. Tapi apa yang terjadi? Si anak laki-lakinya justru merasa malu. Ia diolok oleh temannya karena memiliki ibu yang matanya hanya satu. Sesampainya di rumah, sang anak memarahi ibunya dan [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam artikel tamu pada Juni 8, 2009 | 3 Komentar »
By: ‘Adnia
Tidak butuh Palestina untuk menyadarkan ukhuwah Islam….
Si Azzam, tiba-tiba nyeloteh setelah aku bilang:
“Azzam dengerin ammah, jus wortelnya ini gak baik buat Azzam, ntar perut Azzam jadi sakit, kan Azzam habis sakit cacingan..”
“mimik”, kata Azzam sambil tetap menunjuk gelas yg ku pegang.
“ini dingin, pake es. Kata ummi, Azzam habis pilek. Jadi, mending minum air biasa. [...]
Untuk mentranslate bahasa
Oleh. ust Ihsan Tandjung
Dalam buku Fikih Politik Menurut Imam Hasan Al-Banna, Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris menulis: ”Jadi politik itu terbagi menjadi dua macam: politik syar’i (politik Islam) dan politik non syar’i (politik non Islam). Politik syar’i berarti upaya membawa semua manusia kepada pandangan syar’i dan khilafah (sistem pemerintahan Islam) yang berfungsi untuk menjaga [...]
Untuk mentranslate bahasa