Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Sajak Tukang Molor’ Kategori

Sebuah Tanya

Ketika air, minyak, emas, perak, ikan, tanah, hingga udara negeri ini telah tergadai dan dikuasai oleh asing, sebuah tanya mengendap dalam tempurung kepala dan menjadi kerak di salah satu pojokan otak;
Benarkah Kita Sudah Merdeka?
Benarkah Kita Sudah Bebas Dari Penjajahan??
Lalu Mengapa Perjuangan Kita Hentikan???

Untuk mentranslate bahasa

Seperti mimpi, begitu pula kisah sinetron di Tivi
Kisah seorang gadis cantik anak orang kaya yang dibuang oleh om/tante, ibu tiri, atau pembantu yang jahat kemudian akhirnya kembali mendapat kekayaannya kembali.
Atau kisah seorang cowok cakep dan agak canggung yang digilai anak orang kaya, terlibat konflik hingga akhirnya happy ending si cowok jadi menantu dan direktur canggung [...]

Untuk mentranslate bahasa

Long Road To Heaven

Ketika jasadnya disucikan,
Dan digenggam oleh bumi ..
Ketika nafasnya direguk habis oleh izroil
Dan nyawanya diletakkan di telapak tangan Tuhan ..
Bukan berati ia mati
Sebab Kawan kami tidak akan pernah mati
Ia hanya menjadi seekor burung,
Yang melayang-layang mengajarkan kami
Perihal revolusi bumi mengelilingi matahari
Ia hanya menjadi seekor burung
Yang kembali terbang bersama kawanannya,
Mengkhatamkan transmigrasi jiwa ..
Dari dunia yang fana menuju [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tum ko bhi hai khabar
Mujhko bhi hai pata
Ho raha hai judaa
Dono ka raasta
Dur jaake bhi mujhse tum meri yaadon main rehna
Kabhi alvida na kehna
Kabhi alvida na kehna
Tum ko bhi hai khabar
Mujhko bhi hai pata
Ho raha hai judaa
Dono ka raasta
Dur jaake bhi mujhse tum meri yaadon main rehna
Kabhi alvida na kehna
Kabhi alvida na kehna
Jitni thi [...]

Untuk mentranslate bahasa

Aku di sini, kau ada di sana
terbentang luas perbatasan negeri memisahkan kita
ingin ku berjihad di sampingmu, tapi sayang negaraku melarang
aku di sini, kau ada di sana
terbentang luas perbatasan negeri memisahkan kita
ingin ku rasakan deritamu tapi sayang paspor pun ku tak punya
reff
hancurkan batas ini
robohkan sekat ini
satukan dalam naungan aqidah
terapkan syariat
tegakkanlah khilafah
yangkan menyatukan kita dalam naungan Islam
mungkin [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kepada Adinda
Di rumah
Semoga rahmat Allah tetap tercurah kepadamu dan keluarga

Assalamualaikum. Wr. Wb
Dinda tidak terasa hampir satu tahun hubungan ini telah terjalin. Kalau boleh jujur, sebenarnya tak ingin ku tulis risalah ini. Hingga, hingga tak sengaja ku melihat kembali gambar dirimu, hingga berkelebat kembali kenangan indah saat awal mula pertemuan kita. Saat-saat indah tika [...]

Untuk mentranslate bahasa

….
Ada perang panjang di Palestina, Kashmir, Afghanistan, dan Filipina Selatan
Beratus-ribu perempuan, lelaki, dan kanak-kanak digilas penderitaan
Di atas Baghdad pesawat pembom menderu berminggu-minggu
Membuat puing dan kawah di tengah kota, mencecerkan bahan mesiu
Aku masuk sebuah masjid suatu Jum’at tengah hari
Tak kudengar khatib mendoakan mereka
Tak kudengar qunut nazilah dibacakan imam pada raka’at kedua
….
Berjuta penduduk miskin dicekik permainan judi
Beribu [...]

Untuk mentranslate bahasa

ketika riuh ribuan bom menghujani bumimu
seakan bergetar pula tanah kampung kelahiranku
ketika rumah-rumah, masjid-masjid rebah oleh garukan buldoser
seakan roboh pula mushola tempatku mengaji dulu
ketika para bocah menyongsongsong tank dg sambitan batu
kulihat wajahku dulu yg berlari diantara pematang sawah
Al Aqsa jauh engkau dariku, tapi suara azanmu yg membangunkanku untuk segera berwudhu
Al Aqsa tanah seribu peluru, berselimut darah [...]

Untuk mentranslate bahasa

Fajar

Malam semakin gelap
Bersila di atas hamparan sajadah bumi
Malam semakin gelap
Sunyi kerlip bintang, senyap sang rembulan
Malam semakin gelap
Berkawan halimun sang embun malam
Malam semakin gelap
Aku masih setia di sini
Tika malam semakin gelap
Tika fajar menjelang

Untuk mentranslate bahasa

Apa kabarmu di sana?

Yang pasti aku tetap di sini menanti kabar mu kawan
Aku tetap di sini bermandikan cahya rembulan, berkawan angin, mendengar bisikan rerumputan
Aku tetap di sini, berdzikir bersama awan dan beburungan
Tanyaku, kapan kau akan kemari?
Berkunjung bersama kereta jam 6 pagi, kereta REVOLUSI.
Fajar212 alias pak tile. Sidoarjo, 19 Agustus 2008.
Dalam penantian Revolusi kedua (Revolusi sampai mati)

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »