-siang, 18 Mei 2009-
Gw ngebet banget pengen ngenet. Kebetulan warnet langganan gw gak jauh dari rumah. Maka sehabis sholat dhuhur berjamaah gw langsung cabut ke warnet. Sesampai di warnet gw ngalamin hal yg paling gw benci, warnet tutup.
Emang kebetulan warnet di kampung gw memiliki jam buka dan tutup yg unik. Warnet baru dibuka pas pemiliknya [...]
Arsip untuk ‘Tsaqofah’ Kategori
Gigih
Diposkan dalam Catatan di sekitar hidupku, Tsaqofah pada Mei 18, 2009 | 1 Komentar »
Membiasakan Hal Yang (seharusnya udah) Biasa
Diposkan dalam Tsaqofah pada Mei 12, 2009 | Leave a Comment »
“Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”,
Ad-Dzariyat 56
Alkisah para gerombolan bajak laut yang menguasai perairan di seluruh dunia sedang gusar. Kegusaran tersebut akibat tindakan Angkatan Laut Inggris yang dengan tegas menghukum semua pihak yang dicurigai sebagai bajak laut maupun kontributor mereka. Maka para bajak laut pun melakukan pertemuan untuk membahas sepak [...]
Isi dari kitab Siyasah as Syar’iyah, Syaikhul Islam Ibn Taimiyah hal 168
Diposkan dalam Tsaqofah, artikel tamu pada April 1, 2009 | Leave a Comment »
فصل
يجب أن يعرف أن ولاية أمر الناس من أعظم واجبات الدين بل لا قيام للدين ولا للدنيا إلا بها . فإن بني آدم لا تتم مصلحتهم إلا بالاجتماع لحاجة بعضهم إلى بعض ، ولا بد لهم عند الاجتماع من رأس حتى قال النبي صلى الله عليه وسلم : « إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمّروا [...]
Ibn Taimiyah, pemilu, dan teh botol sosro
Diposkan dalam Tsaqofah, anti demokrasi pada April 1, 2009 | 1 Komentar »
Menarik menelaah taushiyah Syaikhul Islam Taqiyuddin Ibn Taimiyah dalam kitabnya As-Siyaasatusy Syar’iyyah fi Islaahir Raa’i war Ra’iyyah, hal 168 yg bunyinya “Enam Puluh tahun dengan pemimpin yang dzalim (masih) lebih baik daripada semalam tanpa penguasa”. Mengapa menarik? Karena taushiyah ini seringkali digunakan oleh para caleg maupun simpatisan partai peserta pemilu (khususnya partai-partai Islam) sebagai justifikasi [...]
Catatan Sepotong Pizza
Diposkan dalam Tsaqofah, anti demokrasi pada Maret 16, 2009 | 1 Komentar »
Entah kenapa gw pengen banget nulis masalah ini. Awalnya gara2 baca tulisannya ukhti Riri di blog “salam revolusi” tentang pizza. Jadinya gw ingat betapa lezat tu makanan khas Italia yg bentuknya bundar ceper tersebut (apalagi yg made in my ummi). Sekilas dari artikel tersebut terkandung maksud untuk “memboikot” resto pizza cepat saji yg ditengarai membantu [...]
(bukan?) Idaman
Diposkan dalam Tsaqofah pada Maret 10, 2009 | Leave a Comment »
“Jika manusia memiliki keselarasan antara hati dan jiwanya, maka ia akan menjadi individu yg berkarakter, individu yg merdeka”. Kata-kata barusan adalah sebuah pesan yg hendak disampaikan oleh Eiji Yoshikawa dalam karyanya Musashi. Novel yg berkisah tentang pencarian jatidiri seorang samurai bernama Musashi ini emang keren. Awalnya saya denger beritanya dari kasak-kusuk kakak angkatan saya yg [...]
(Secret Admirer)
Diposkan dalam Tsaqofah pada Maret 8, 2009 | Leave a Comment »
Sejak menjabat menjadi pimrednya BURJO setahun lalu, saya sering mengalami gundah gelisah. Sejak saat itu saya mengalami bagaimana rasanya jadi manusia sekelas selebritis. Bagaimana coba, sejak saat itu saya sering kena teror baik berupa misscall atau SMS dari nomer2 yg tidak saya kenal. Feeling saya mengatakan mereka adalah para secret admirer dan mereka semua berjenis [...]
Kisah Seorang Kawan yg punya Kisah dan Akan Saya Kisahkan
Diposkan dalam Tsaqofah pada Februari 17, 2009 | Leave a Comment »
Kisah ini aslinya terilhami dari sebuah tulisan di NCzine tentang salah seorang awak redaksinya yg mirip cewek tapi aslinya seorang cowok yg sejati punya. Asli kisah ini bukan kisah hidup saya, tapi kisah berikut ini adalah kisah orang2 yg dekat dg saya. Yg pertama adalah teman saya kuliah yg secara lahiriah mirip banget ama cewek. [...]

