<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Filosofi BURJO &#187; Tsaqofah</title>
	<atom:link href="http://burjo.wordpress.com/category/tsaqofah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://burjo.wordpress.com</link>
	<description>..Dan Perjuangan Adalah Melaksanakan Kata-Kata..</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Dec 2009 17:33:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='burjo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/f5bfb853d1d2be04bcd365eeb5ea105e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Filosofi BURJO &#187; Tsaqofah</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://burjo.wordpress.com/osd.xml" title="Filosofi BURJO" />
		<item>
		<title>Gigih</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/05/18/gigih/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/05/18/gigih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 06:49:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan di sekitar hidupku]]></category>
		<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=438</guid>
		<description><![CDATA[-siang, 18 Mei 2009-
Gw ngebet banget pengen ngenet. Kebetulan warnet langganan gw gak jauh dari rumah. Maka sehabis sholat dhuhur berjamaah gw langsung cabut ke warnet. Sesampai di warnet gw ngalamin hal yg paling gw benci, warnet tutup.
Emang kebetulan warnet di kampung gw memiliki jam buka dan tutup yg unik. Warnet baru dibuka pas pemiliknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=438&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>-siang, 18 Mei 2009-</strong></p>
<p>Gw ngebet banget pengen ngenet. Kebetulan warnet langganan gw gak jauh dari rumah. Maka sehabis sholat dhuhur berjamaah gw langsung cabut ke warnet. Sesampai di warnet gw ngalamin hal yg paling gw benci, warnet tutup.</p>
<p>Emang kebetulan warnet di kampung gw memiliki jam buka dan tutup yg unik. Warnet baru dibuka pas pemiliknya bangun, sebanyak apapun pelanggannya klo pemiliknya belum bangun maka silakan antri nunggu. Jam tutupnya pun unik, mengikuti kehendak pelanggan. Jadi pemiliknya baru nutup warnet ketika pelanggan terakhir melangkahkan kaki keluar. Gak peduli pelanggannya tinggal satu, gak peduli pelanggannya batman (para manusia yg doyan idup di malam hari), cak Budi (pemilik warnet) akan setia menunggu.</p>
<p>Awalnya gw mau pulang, tapi kok kelihatan ada teman senasib sepenanggungan yg juga sama2 nunggu buka, ya udah gw putusin ikutan nunggu juga. Eits harap nt semua jangan su’udzon ya. Jangan2 nt bayangin klo yg nunggu tuh cewek cakep hingga membuat laki2 lajang seperti gw jadi betah nunggu bukaan warnet. Sumpah demi Allah teman gw nunggu warnet sangat jauh dari bayangan nt. Doi seorang cowok masih kecil malah (klo liat seragam yg dipake kelihatan masih SD).</p>
<p>Sembari nunggu gw liatin tingkah pola tuh anak. Sambil ngobrol nih anak aktif banget, doi gak mau duduk tenang di samping gw di bangku panjang depan warnet. Nih anak malah gedor2 pintu manggil cak Budi. Melihat gelagatnya yg gigih banget gw baru ngeh ternyata di muka bumi ini ada yg lebih <em>maniak</em> ama internet daripada gw. Ya ini yg ada di depan gw ini. Demi maen game online (menurut pengakuannya) doi bela2in pulang sekolah langsung ke warnet. Gak pake ganti baju dulu, gak peduli makan siang dulu, bahkan doi gak peduli cuaca mendung dan hujan deras yg mengancam siang itu. Tu anak seakan-akan menjadikan internet (lebih-lebih game online) udah jadi bagian hidup yg tak terpisahkan darinya. Bahkan mungkin si anak tersebut udah nganggep maen game online udah jadi kebutuhan pokok yg sampe ngalah2in kebutuhan makan siang. Singkat cerita tu anak akhirnya dijemput ama kakak ceweknya pas lagi asik maen game online. Dari raut muka n suaranya gw tau tu anak super duper kecewa berat.</p>
<p><strong>-malam, tetep 18 Mei 2009-</strong></p>
<p>Menyaksikan kejadian tadi siang gw jadi ingat kejadian pas Burjo Writing Clinic di Unesa, jum’at kemarin. Kata Anas (yg kebetulan jadi pemateri selain gw) seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan setidaknya dapat diukur dalam tiga kata: mau, harus, dan butuh. Orang yg masuk kategori “mau” biasanya dalam bekerja sangat dipengaruhi <em>mood</em> atau bekerja menurut hati. Klo hatinya lagi senang, pekerjaannya kan dikerjakan dengan baik. Klo hatinya lagi keruh, akhirnya pekerjaannya bisa tertunda atau malah gak selesai n gak beres. Sedangkan mereka yg masuk kategori “harus” menurut Anas adalah mereka yg bekerja karena adanya “hukuman” atau “hadiah” yg memaksa mereka untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Adanya <em>reward</em> bisa membuat mereka bekerja sepenuh hati, masalahnya adalah bila <em>reward </em>tersebut dihilangkan maka hilang pula semangat untuk bekerja. Sedangkan mereka yg udah masuk kategori “butuh” adalah mereka yg udah dapat menyingkirkan <em>mood</em> dan <em>reward</em> yg melingkupi mereka dalam bekerja. Pekerjaan tersebut seakan menyatu dalam diri mereka. Bila yg pertama faktor yg berpengaruh adalah <em>mood</em> dan yg kedua faktornya adalah <em>reward</em>, maka yg ketiga faktor utamanya adalah pekerjaan itu sendiri. Bagi mereka apabila tidak melakukan apa yg biasa mereka kerjakan maka mereka bisa sangat kecewa bahkan bisa sampai sakit. Orang tipe ketiga ini klo kata orang jawa menganggap diri dan pekerjaannya sebagai <em>sego jangan</em> alias tidak dapat dipisahkan. Sedangkan bagi orang melayu, orang tipe ketiga ini dalam mengerjakan pekerjaan yg mereka senangi dilambangkan mirip “orang pergi ke jamban” enteng dan sering banget.</p>
<p>Maka menurut Anas point penting untuk menjadi penulis sukses adalah menjadikan menulis tidak hanya sekedar kemauan, apalagi hanya keharusan. Penulis sukses adalah mereka yg menganggap menulis udah menjadi kebutuhan. Tapi bagi gw gak hanya sekedar menulis. Karena menurut gw menulis hanyalah sekedar jalan, jalan untuk menyampaikan dan membela kebenaran. Maka yg lebih penting adalah membela kebenaran itu sendiri, yg lebih penting adalah dakwah sebagai metode menyampaikan kebenaran. Udah seharusnya qt sebagai seorang muslim menjadikan dakwah sebagai “kebutuhan”, lebih dari “kemauan” dan “keharusan”. Udah seharusnya qt menyatu dg dakwah, menjadikan dakwah sebagai bagian tidak terpisahkan dari hidup qt. rasanya klo sehari saja gak dakwah badan bisa meriang, panas dingin, muntah-muntah, bahkan koma.</p>
<p>Oleh karena itu udah selayaknya seorang muslim memahami berbagai jalan atau <em>uslub</em> dakwah. Gak hanya puas hanya sekedar bisa khotbah. Gak hanya puas hanya bisa jadi trainer. Gak hanya puas hanya jadi mentor. Gak hanya puas hanya jadi orator. Gak hanya puas hanya sekedar nulis. Seorang muslim sejati harus menguasai berbagai<em> uslub</em> dakwah, dia harus bisa menjelma menjadi mentor, trainer, khotib, orator, sekaligus menghasilkan karya tulis yg bisa dinikmati umat.</p>
<p>Selain itu qt juga diharuskan paham manhaj dakwah Rasulullah Saw, bagaimana Rasulullah dulu merubah kehidupan jahiliyah di sekitarnya dan mampu mendirikan peradaban Islam pertama di Madinah. Manhaj dakwah Rasulullah yang pertama adalah seruan dakwah yg bersifat ideologis, menyeluruh, dan konsisten. Menurut Sayyid Qutb, Rasulullah bisa saja mengobarkan semangat nasionalisme arab seperti yg dilakukan Jenghis Khan dg bangsa mongolnya. Atau melakukan revolusi proletar atau rakyat miskin seperti Lenin dan gerakan komunisnya. Atau melakukan gerak perbaikan moral seperti yg banyak didengungkan ulama2 Islam saat ini. Tapi itu semua tidak dilakukan oleh Rasulullah dan Rasulullah hanya berpijak pada satu kata “Laa Ilaaha Illa Allah”. Sebuah satu kata yg mampu mengguncangkan pijakan nasionalisme kesukuan arab, kapitalisme ribawi, pergaulan bebas, ketidakadilan, kebodohan intelektual, dan kesyirikan agama yg menyelimuti jazirah. Dakwah Rasulullah juga sangat menyeluruh, mengguncang seluruh sendi kehidupan masyarakat jahiliyah pada waktu itu mulai dari politik, ekonomi, dan sosial. Rasulullah juga sangat konsisten dan tidak kompromi dengan orang2 kafir (QS Al Kaafirun).</p>
<p>Sedangkan manhaj dakwah Rasulullah yg kedua adalah bahwa Rasulullah memiliki metode dakwah yg khas. Rasulullah memiliki rumusan baku bagaimana menegakkan sendi2 peradaban Islam. <em>Pertama</em>, dengan membentuk kader dakwah yg solid dan mengemban kepribadian Islam yg agung melalui pembinaan2 yg intensif. <em>Kedua</em>, melakukan interaksi di tengah2 umat dg melakukan pembinaan umum di tengah2 umat, agar umat paham dan mau menjadikan Islam sebagai satu2nya pengatur kehidupan mereka. sedangkan yg <em>ketiga</em>, adalah membentuk kekuatan politik umat yg bersama-sama bergerak untuk melakukan perubahan yg menuntut terbentuknya masyarakat yg Islami yg dinaungi satu institusi politik Islam;Daulah Khilafah Islamiyah.</p>
<p>Oleh karena itu seorang kader dakwah masa kini dituntut untuk memahami dan memiliki kepribadian Islam secara menyeluruh atau <em>kaffah</em>. Seorang kader dakwah juga harus mengerti masalah umat dan dituntut mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan solusi Islam. Seorang kader dakwah juga harus mampu mengungkap berbagai keburukan sistem yg menaungi umat selama ini. Ia juga harus mampu membongkar makar negara2 kuffar penjajah dan para agennya yaitu para pemimpin diktator yg bercokol di negeri2 muslim. Ia berada di tengah2 masyarakat dan membentuk pusaran arus dakwah di tengah2 masyarakat. Dakwahnya bersifat idealis ideologis, maka tidak ada yg sifatnya pragmatis (menutup-nutupi atau setengah-setengah) apalagi sampai melakukan kompromi dg melakukan perjanjian, kerjasama, atau koalisi dg kaum kuffar, munafik, liberalis, kapitalis, sosialis, sekuleris, demokrat. Karena sekali saja dakwah melenceng dari relnya, maka jalan perubahan dan kemenangan umat akan semakin menjauh.</p>
<p>Dan ini semua akan dituai buahnya (<em>izzul Islam wal Muslimun</em>) ketika –sekali lagi- qt menganggap dakwah sebagai kebutuhan qt.</p>
<p><strong>-pas udah pagi, 19 Mei 2009-</strong></p>
<p>Dan pokok permasalahan utama qt adalah bagaimana mengubah persepsi masyarakat akan pentingnya penegakan Syariat Islam dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah.</p>
<p>Pokok permasalahan qt adalah bagaimana membuat opini penegakan Syariat Islam tidak hanya sekedar menjadi “kemauan” masyarakat. Penegakan Syariat Islam juga tidak hanya sekedar “keharusan”. Tugas utama qt adalah menjadikan Syariat Islam dan Khilafah sebagai “kebutuhan” masyarakat.</p>
<p>Maka apabila masyarakat sudah menjadikan penegakan Syariat dan Khilafah sebagai kebutuhan, maka masyarakat akan sangat gigih dan ikhlas untuk memperjuangkannya tidak peduli apapun resiko dan halangannya.</p>
Posted in Catatan di sekitar hidupku, Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/438/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/438/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/438/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=438&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/05/18/gigih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membiasakan Hal Yang (seharusnya udah) Biasa</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/05/12/membiasakan-hal-yang-seharusnya-udah-biasa/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/05/12/membiasakan-hal-yang-seharusnya-udah-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 May 2009 15:45:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[“Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”,
Ad-Dzariyat 56
Alkisah para gerombolan bajak laut yang menguasai perairan di seluruh dunia sedang gusar. Kegusaran tersebut akibat tindakan Angkatan Laut Inggris yang dengan tegas menghukum semua pihak yang dicurigai sebagai bajak laut maupun kontributor mereka. Maka para bajak laut pun melakukan pertemuan untuk membahas sepak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=428&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>“<em>Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku</em>”,</p>
<p>Ad-Dzariyat 56</p>
<p>Alkisah para gerombolan bajak laut yang menguasai perairan di seluruh dunia sedang gusar. Kegusaran tersebut akibat tindakan Angkatan Laut Inggris yang dengan tegas menghukum semua pihak yang dicurigai sebagai bajak laut maupun kontributor mereka. Maka para bajak laut pun melakukan pertemuan untuk membahas sepak terjang Angkatan Laut Inggris yang semakin meresahkan mereka. Akan tetapi pertemuan tersebut deadlock dan hampir tidak menghasilkan keputusan apapun hingga Leandro Barbossa (satu diantara 9 raja bajak laut) memanggil kapt. Tague, sang penjaga hukum bajak laut (Pirates Codex) untuk memimpin jalannya pertemuan. Diputuskan bahwa 9 raja bajak laut harus memilih satu orang pemimpin dan semuanya harus taat kepada pemimpin tersebut. Atas siasat Jack Sparrow maka terpilihlah Elizabeth Swann sebagai pemimpin para bajak laut yang hari itu juga memaklumatkan perang terhadap seluruh armada Angkatan Laut Inggris.</p>
<p>Itulah sepenggal kisah yang penulis ambil dari cuplikan film Pirates of The Carribean;At World Ends. Dari penggalan kisah di atas menunjukkan bahwa sebenarnya setiap manusia membutuhkan aturan untuk mengatur (minimal) dirinya sendiri dan dalam berhubungan dengan manusia di sekitarnya. Bahkan para bajak laut (dalam kisah di atas) yang imagenya anti hukum dan urakan juga membutuhkan seperangkat aturan untuk mengatur komunitas mereka. Oleh karena itu kapanpun, dimanapun, dan siapapun manusianya pasti dia membutuhkan aturan-aturan yang mengikat dirinya.</p>
<p>Pertanyaannya adalah apakah dalam mengatur dirinya, manusia dibebaskan untuk membuat aturan sendiri ataukah ia harus taat pada aturan-aturan yang telah digariskan oleh Penciptanya? Jika jawaban pertama yang dipilih oleh manusia, maka bersiaplah pada kehancuran yang akan melanda. Mengapa? Ini disebabkan karena sifat manusia yang lemah dan serba terbatas. Selain itu sudah menjadi tabiat manusia yang memiliki keinginan dan selera yang berbeda dengan manusia lain. Oleh karenanya mungkin kita sering menyaksikan konflik terjadi antar manusia akibat perebutan harta, jabatan, pengaruh, hingga wanita.</p>
<p>Oleh karena itu sudah sewajarnya apabila dalam melakukan tindakan dan memenuhi segala hajat hidupnya manusia harus taat kepada aturan Penciptanya, yaitu Allah Swt. “<em>Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku</em>”, begitulah bunyi firman Allah Swt di dalam Al Qur’an surat Ad Dzariyat ayat 56. Imam Ibn katsir dalam tafsirnya menyatakan bahwa Allah Swt menciptakan jin dan manusia semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah, bukan karena Allah butuh kepada jin dan manusia. Sedangkan Imam Al Qurthubi mengutip pendapat Ali ibn Abi Thalib k.w yang menyatakan makna frasa <em>Illa liya’buduni</em> adalah tidaklah Aku (Allah Swt) ciptakan jin dan manusia melainkan agar Aku perintahkan mereka untuk beribadah. Az Zujaj menyandarkan pendapat ini pada firman Allah Swt, “<em>Padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa</em>” (QS At Taubah, 31)</p>
<p>Adapun makna ibadah sendiri adalah segala bentuk penyembahan kepada Allah Swt, baik yang bersifat khusus (ibadah mahdloh) seperti sholat, zakat, puasa, dan haji maupun ibadah secara umum berupa ketaatan dan ketundukan kepada-Nya serta keterikatan dengan seluruh apa yang Dia syariatkan di dalam aturan-aturan Islam dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, hingga bernegara.</p>
<p><strong>Keterikatan Terhadap Hukum Syara’</strong></p>
<p>Sudah menjadi kewajiban seorang muslim dimanapun dan kapanpun untuk selalu terikat kepada hukum syara’. Keterikatan ini menjadi bukti akan persaksiannya terhadap Allah Swt dan Rasulullah Saw. Maka sudah menjadi kewajiban bahwa seorang muslim harus selalu menjadi penegak pilar-pilar hukum syara’. Ia harus menjadi yang pertama dan paling utama dalam mentaati hukum-hukum Allah Swt. Ia harus menjadi penjaga hukum-hukum tersebut. Apabila hukum-hukum tersebut tidak ada dan tidak terlaksana maka ia harus menjadi penegaknya. Allah Swt menegaskan tugas kita sebagai seorang muslim, “<em>Orang-orang yang bertobat, yang beribadah, yang memuji Allah, yang melawat (mencari ilmu), yang ruku’, yang sujud, yang menyerukan pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, serta menjaga hukum-hukum Allah. Berilah kabar gembira pada mereka.</em>” (QS At Taubah, 112)</p>
<p>Dari ayat di atas sangat jelas bahwa tugas manusia (lebih-lebih sebagai seorang muslim) adalah melaksanakan ketaatan kepada Allah dengan melaksanakan ibadah kepadaNya, baik berupa ibadah mahdlah maupun ibadah sosiologis seperti menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar juga menjaga hukum-hukum Allah Swt. Menjaga adalah dengan cara melaksanakan semua hukum-hukum Allah, menjaganya agar tetap dilaksanakan, dan menegakkan apabila hukum-hukum tersebut tidak terlaksana.</p>
<p>Adapun pilar-pilar syariat Islam sendiri terdiri dari tiga pilar.</p>
<p>Pilar yang pertama adalah Ketakwaan Individu. Pilar ini akan terbentuk pada tiap individu muslim ketika tiap individunya memiliki kepribadian Islam. Kepribadian ini dibentuk dari pola pikir dan pola sikap yang Islami. Pola pikir Islam adalah ketika seseorang dalam memandang, mendengar, berpikir, berbicara, dan melakukan analisis permasalahan di sekitarnya menggunakan koridor Islam, serta mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan tersebut dengan solusi-solusi hukum Islam. Pola pikir ini akan terbentuk dengan sendirinya ketika seorang individu memiliki Aqidah Islam yang kuat dan benar dan ditambah dengan penguasaan yang baik terhadap tsaqofah-tsaqofah Islam.</p>
<p>Sedangkan pola sikap yang Islami tercermin dari segala tindak-tanduknya yang selalu mengarah kepada ketaatan terhadap syariat Islam di segala lini kehidupannya. Apakah ketika ia memenuhi kebutuhan biologis (makan, minum, berpakaian, dsb) maupun dalam memenuhi kebutuhan naluri (beribadah, bergaul, bermasyarakat, dsb).</p>
<p>Pilar kedua dari syariat Islam adalah masyarakat. Masyarakat bertugas sebagai katalisator (pengontrol) yang mengontrol pelaksanaan syariat Islam sekaligus pengawas dan pengoreksi tingkah laku penguasa. Esensi utama dari tugas masyarakat adalah Amar Ma’ruf Nahy Munkar, menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar.</p>
<p>Masyarakat menjadi indikator bagi ketakwaan individu. Apabila masyarakat rusak, maka bisa dipastikan akan membawa dampak kerusakan pada tiap-tiap individu. Begitupula apabila masyarakat baik dan menunjukkan kemuliaan Islam, maka bisa dipastikan individu-individu di dalamnya memiliki nilai plus dan tingkat ketakwaan yang tinggi pula. Akan tetapi segala sesuatu yang terjadi di dalam masyarakat sangat terpengaruh pada apa yang terjadi pada pilar ketiga. Apakah pilar ketiga tersebut?</p>
<p>Pilar ketiga dari bangunan syariat Islam adalah Negara. Hujjatul Islam Abdul Hamid Al Ghazali pernah menyatakan bahwa “Agama adalah tiang Negara, sedangkan Negara adalah penjaga Agama. Apapun yang tidak memiliki tiang akan roboh dan apapun yang tidak memiliki penjaga akan rusak”. Dari pernyataan ini bisa dikatakan bahwa Negara adalah pilar utama dalam syariat Islam. Negara berfungsi sebagai pelaksana hukum syariat Islam sekaligus sebagai pengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Tanpa adanya Negara yang mengemban syariat Islam maka akan menimbulkan kerusakan di tengah masyarakat yang efeknya menyebabkan kerusakan di tiap-tiap individu.</p>
<p>Oleh karena itu tragedi runtuhnya Daulah Islam Utsmaniyah yang bertindak sebagai payung Islam pada tahun 1924 disebut sebagai <em>ummul jara’in</em> atau pangkal berbagai kerusakan yang terjadi merata di seluruh dunia Islam. Kejadian ini menjadi pangkal dari dekadensi moral, kemiskinan, kebodohan, penjajahan baik fisik maupun non fisik, dan perampokan sumber daya alam, hingga sulitnya upaya menegakkan kembali kebangkitan Islam terjadi mulai dari tahun 1924 hingga hari ini.</p>
<p>Oleh karena itu terakhir, dimanapun anda berada, kapanpun, dan siapapun anda, anda harus ingat bahwa usaha untuk taat kepada Allah Swt tidak hanya diukur dari amal-amal pribadi anda. Ketaatan kepada Allah Swt tidak hanya berbentuk kekhusyu’an sholat anda, puasa anda, tahajud anda, shodaqoh anda, zakat anda, nikah anda, atau sejauh mana usaha anda untuk meraih gelar haji mabrur. Ketaatan kepada Allah Swt tidak hanya dibangun dari ketakwaan individu saja. Ketaatan kepada Allah Swt adalah sejauh mana anda menerapkan syariat-syariatNya, juga sejauh mana anda membuat pusaran di tengah masyarakat agar masyarakat mau dan taat diatur oleh syariat Islam, dan juga sejauh mana perjuangan anda bersama masyarakat untuk menegakkan kembali penjaga utama syariat Islam yaitu Daulah Khilafah Islamiyyah.</p>
<p><em>Wa ma taufiqi illa billah</em></p>
<p>Disampaikan dalam KBBI (kajian Bersama Berbasis Islam) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa, 13 Mei 2009.</p>
Posted in Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/428/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=428&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/05/12/membiasakan-hal-yang-seharusnya-udah-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Isi dari kitab Siyasah as Syar&#8217;iyah, Syaikhul Islam Ibn Taimiyah hal 168</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/04/01/isi-dari-kitab-siyasah-as-syariyah-syaikhul-islam-ibn-taimiyah-hal-168/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/04/01/isi-dari-kitab-siyasah-as-syariyah-syaikhul-islam-ibn-taimiyah-hal-168/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 07:01:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>
		<category><![CDATA[artikel tamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[
فصل
يجب أن يعرف أن ولاية أمر الناس من أعظم واجبات الدين بل لا قيام للدين ولا للدنيا إلا بها . فإن بني آدم لا تتم مصلحتهم إلا بالاجتماع لحاجة بعضهم إلى بعض ، ولا بد لهم عند الاجتماع من رأس حتى قال النبي صلى الله عليه وسلم : « إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمّروا [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=382&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl"><strong><span style="font-size:21pt;font-family:&quot;color:black;" lang="AR-SA">فصل</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl"><strong><span style="font-size:21pt;font-family:&quot;color:black;" lang="AR-SA">يجب أن يعرف أن ولاية أمر الناس من أعظم واجبات الدين بل لا قيام للدين ولا للدنيا إلا بها . فإن بني آدم لا تتم مصلحتهم إلا بالاجتماع لحاجة بعضهم إلى بعض ، ولا بد لهم عند الاجتماع من رأس حتى قال النبي صلى الله عليه وسلم : « إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمّروا أحدهم » . رواه أبو داود ، من حديث أبي سعيد ، وأبي هريرة .</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" dir="rtl"><strong><span style="font-size:21pt;font-family:&quot;color:black;" lang="AR-SA">وروى الإمام أحمد في المسند عن عبد الله بن عمرو ، أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : « لا يحل لثلاثة يكونون بفلاة من الأرض إلا أمروا عليهم أحدهم » . فأوجب صلى الله عليه وسلم تأمير الواحد في الاجتماع القليل العارض في السفر ، تنبيها بذلك على سائر أنواع الاجتماع . ولأن الله تعالى أوجب الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر ، ولا يتم ذلك إلا بقوة وإمارة . وكذلك سائر ما أوجبه من الجهاد والعدل وإقامة الحج والجمع والأعياد ونصر المظلوم . وإقامة الحدود لا تتم إلا بالقوة والإمارة ؛ ولهذا روي : « إن السلطان ظل الله في الأرض » ويقال &#8221; ستون سنة من </span></strong><strong><span style="font-size:21pt;font-family:&quot;color:red;" lang="AR-SA">إمام جائر</span></strong><strong><span style="font-size:21pt;font-family:&quot;color:black;" lang="AR-SA"> أصلح من ليلة واحدة بلا سلطان &#8221; . والتجربة تبين ذلك .</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><strong>HAL 168 JILID SATU KITAB ASSIYASAH ASSYARIYAH KARANGAN IBNU TAIMIYAH TAQIYUDDIN ( LIHAT MAKTABAH SYAMILAH )</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;">TERJEMAH :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;">PASAL 8</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span> </span>WAJIB UNTUK DIKETAHUI BAHWA MENGURUSI DAN MELAYANI KEPENTINGAN, KEBUTUHAN, KEPERLUAN MANUSIA MERUPAKAN KEWAJIBAN TERBESAR AGAMA. BAHKAN SAKING PENTINGNYA, AGAMA DAN DUNIA TAK BISA TEGAK TANPANYA. MAKA SUNGGUH BANI ADAM PUN TAK LENGKAP KEMASLAHATANNYA TANPA ADA PERTEMUAN/PERKUMPULAN (IJTIMA&#8217;) TERLBIH DAHULU SATU SAMA LAIN. DAN IJTIMA&#8217; HARUS ADA PEMIMPINNYA SAMPAI NABI BERSABDA :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" dir="rtl" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;color:black;" lang="AR-SA">« إذا خرج ثلاثة في سفر فليؤمّروا أحدهم » . رواه أبو داود ، من حديث أبي سعيد ، وأبي هريرة .</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" dir="rtl" align="center"><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;color:black;" lang="AR-SA"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">ARTINYA <strong>: JIKA KELUAR TIGA ORANG UNTUK BERSAFAR(BEPERGIAN) HENDAKLAH MEREKA MENGANGKAT SALAH SATU DARI MEREKA SEORANG PEMIMPIN.( HR ABU DAWUD DARI HADIST ABU SA&#8217;ID DAN ABU HURAIRAH)</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"><span> </span>DAN IMAM AHMAD JUGA TELAH MERIWAYATKAN DALAM MUSNADNYA DARI ABDULLAH BIN AMR BAHWA NABI </span><span style="font-family:&quot;color:black;" dir="rtl" lang="AR-SA">صلى الله عليه وسلم</span><span style="color:black;"> BERKATA : <strong>TIDAK HALAL(DIBOLEHKAN) BAGI<span> </span>TIGA ORANG YANG BERADA DIPADANG PASIR( KETIKA SAFAR ) KECUALI SALAH SATU DARI MEREKA HARUS DITUNJUK SEBAGAI PEMIMPIN. </strong><span> </span>MAKA NABI MEWAJIBKAN UMATNYA UNTUK MENGANGKAT PEMIMPIN BAHKAN DALAM KELOMPOK KECIL SEKALIPUN. SEBAGAI BENTUK PERHATIAN BAHWA ITU JUGA KEWAJIBAN DALAM SEGALA MACAM JENIS PERKUMPULAN(IJTIMA&#8217;).<strong> </strong><span> </span>DAN KARENA ALLAH JUGA MEWAJIBKAN KITA AMAR MA&#8217;RUF NAHI MUNKAR, DAN ITU TIDAK AKAN PERNAH BISA DILAKUKAN TANPA ADANYA KEPEMIMPINAN. DAN JUGA TENTANG DIWAJIBKAN JIHAD, MENEGAKKAN KEADILAN, HAJI, MENGUMPULKAN ZAKAT, MENGADAKAN SHOLAT IED, DAN MENOLONG ORANG YANG TERDZOLIMI. DAN MENERAPKAN HUKUM HUDUD JUGA TAK BISA DILAKUKAN TANPA ADANYA IMARAH (KEAMIRAN). DAN UNTUK INI SAMPAI ADA RIWAYAT : <strong>SESUNGGUHNYA PENGUASA( SULTON) ADALAH PERLINDUNGAN DARI ALLAH DI BUMI</strong>. DAN DIKATAKAN : 60 TAHUN DIBAWAH PEMIMPIN YANG (IMAM JAIR) LEBIH BAIK DARI PADA 1 MALAM TANPA SULTAN. DAN PENGALAMAN MEMBUKTIKAN HAL ITU. WAALLAHU A&#8217;LAM BISHAWAB</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">DITERJEMAHKAN OLEH : ANAS BIN SU&#8217;UD</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"><span> </span>JAWABAN DARI SIAPAKAH &#8220;PEMIMPIN: DAN &#8220;SISTEM APA&#8221; YANG DIMAKSUDKAN OLEH TEKS INI ADALAH DENGAN PERTANYAAN TENTANG </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span>SIAPA DAN DENGAN SISTEM APAKAH</span></strong><span> YANG <strong>BISA</strong>, <strong>MAMPU</strong>,      <strong>PANTAS</strong> MENEGAKKAN AMAR MA&#8217;RUF NAHI MUNKAR ? </span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>SIAPA DAN DENGAN SISTEM APAKAH</span></strong><span> MENJALANKAN SEMUA      PERINTAH SYARA&#8217; ?</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>SIAPA DAN DENGAN SISTEM APAKAH</span></strong><span> YANG <strong>BISA</strong>, <strong>MAMPU</strong>,      <strong>PANTAS MENERAPKAN HUKUM HUDUD</strong> ?</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>SIAPA DAN DENGAN SISTEM APAKAH</span></strong><span><span> </span>YANG <strong>BISA</strong>, <strong>MAMPU</strong>, <strong>PANTAS</strong> DISEBUT OLEH SEBAGAI <strong>PELINDUNG</strong> DARI ALLAH<span> </span>DI MUKA BUMI ?</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><strong><span style="color:black;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><strong><span style="color:black;">SAYA SANGAT BERHARAP ANDA TIDAK MENJAWAB PRESIDEN DAN DENGAN SISTEM DEMOKRASINYA KEMUDIAN KITA HARUS MENCONTRENG UNTUK MENENTUKAN SIAPAKAH YANG LAYAK JADI PEMIMPIN DENGAN UKURAN PALING SEDIKIT KEDZALIMANNYA KARENA KEHANCURAN BESARLAH BAGI ORANG YANG MENGATAKAN ITU.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">JIKA ANDA RAGU TENTANG PENGERTIAN IMAM, IMAMAH, AMIR, IMARAH, KHALIFAH, KHILAFAH, SULTON, DAULAH SILAKAN RUJUK KITAB-KITAB ULAMA SALAFUSH SHALIH </span><span style="color:black;">KARENA ITU SEMUA HANYA SAMA MAKNA BEDA ISTILAHNYA SAJA ! YANG JELAS ARTINYA BUKAN PRESIDEN. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">UNTUK DIKETAHUI :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">ADANYA UNGKAPAN &#8220;60 TAHUN DIPIMPIN IMAM JAIR LEBIH BAIK DARIPADA SATU MALAM TANPA SULTAN&#8221; SAYA KATAKAN INI BUKAN HADIST, JIKA SAYA SALAH COBA BUKTIKAN DENGAN MENCARINYA DI MAKTABAH SYAMILAH DAN BERITAHU SAYA. DAN YANG SAYA TEMUKAN, HADIST YANG ADA DI SETIAPA KITAB INI SELALU DIBERI TAMBAHAN SIAPA PERAWINYA, KALAUPUN TIDAK ADA MINIMAL SELALU DIBERI TANDA </span><strong><span style="font-size:21pt;font-family:&quot;color:black;" dir="rtl" lang="AR-SA">«</span></strong><strong><span style="font-size:21pt;color:black;" lang="AR-SA"> </span></strong><span style="color:black;">UNTUK MEMBEDAKAN MANA HADIST MANA YANG BUKAN. DAN TENTANG &#8220;60 TAHUN DIPIMPIN IMAM JAIR LEBIH BAIK DARIPADA SATU MALAM TANPA SULTAN&#8221; SAYA TIDAK TEMUKAN APA APA SELAIN TANDA ( &#8221; ) SEBAGAI PETUNJUK BAHWA INI HANYA UNGKAPAN SAJA. WALLAHU A&#8217;LAM BISHAWAB.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">KALAUPUN ANDA MASIH MENYANGKAL BAHWA INI HADIST DAN ANDA PUNYA BUKTI YANG KUAT MAKA SAYA TERIMA ITU. AKAN TETAPI, YANG JELAS UNGKAPAN INI TIDAK DAPAT ANDA JADIKAN PIJAKAN PEMBENARAN ANDA ( OH MAAF ANDA BENAR JIKA PARA CALEG ATAU CAPRES ITU &#8220;JADI&#8221; MEREKA TIDAK AKAN BISA MEMBERIKAN KEADILAN APALAGI KESEJAHTERAAN KECUALI HANYA KEDZALIMAN SAJA. DAN ANDA BISA BAYANGKAN APA JADINYA RAKYAT JIKA PENGUASA SEPERTI ITU MEMIMPIN ? )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">SEHARUSNYA ANDA HARUS MEMUHASABAH : BETAPA SENGSARANYA DIPIMPIN PENGUASA YANG ZALIM SELAMA 60 TAHUN, SEDANGKAN KITA, INDONESIA, 65 TAHUN SUDAH TELAH DIPIMPIN PENGUASA DZOLIM, SEDANGKAN DUNIA ISLAM, 85 TAHUN TANPA KHILAFAH,<span> </span>APALAGIJIKA TIDAK ADANYA SULTON ATAU PEMIMPIN DENGAN INSTITUSI ISLAM YANG BERLANDASKAN HUKUM ALLAH YAITU : DAULAH KHILAFAH ALAA MINHAJ AN NUBUWWAH DIMUKA BUMI INI ! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;">DAN JIKA ANDA TELAH MEMAHAMI INI, MAKA<span> </span>- SAYA YAKIN – ANDA AKAN TERMOTIVASI UNTUK BERJUANG BERSAMA PARA PENGUSUNG BENDERA LAA ILAAHA ILLA ALLAH MUHAMMADU ROSULULLAH. SEMOGA </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;direction:ltr;unicode-bidi:embed;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;direction:ltr;unicode-bidi:embed;">
Posted in artikel tamu, Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/382/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=382&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/04/01/isi-dari-kitab-siyasah-as-syariyah-syaikhul-islam-ibn-taimiyah-hal-168/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibn Taimiyah, pemilu, dan teh botol sosro</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/04/01/ibn-taimiyah-pemilu-dan-teh-botol-sosro/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/04/01/ibn-taimiyah-pemilu-dan-teh-botol-sosro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 06:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>
		<category><![CDATA[anti demokrasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[
Menarik menelaah taushiyah Syaikhul Islam Taqiyuddin Ibn Taimiyah dalam kitabnya As-Siyaasatusy Syar’iyyah fi Islaahir Raa’i war Ra’iyyah, hal 168 yg bunyinya “Enam Puluh tahun dengan pemimpin yang dzalim (masih) lebih baik daripada semalam tanpa penguasa”. Mengapa menarik? Karena taushiyah ini seringkali digunakan oleh para caleg maupun simpatisan partai peserta pemilu (khususnya partai-partai Islam) sebagai justifikasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=379&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Menarik menelaah taushiyah Syaikhul Islam Taqiyuddin Ibn Taimiyah dalam kitabnya As-Siyaasatusy Syar’iyyah fi Islaahir Raa’i war Ra’iyyah, hal 168 yg bunyinya “Enam Puluh tahun dengan pemimpin yang dzalim (masih) lebih baik daripada semalam tanpa penguasa”. Mengapa menarik? Karena taushiyah ini seringkali digunakan oleh para caleg maupun simpatisan partai peserta pemilu (khususnya partai-partai Islam) sebagai justifikasi akan keikutsertaan mereka di dalam ajang pemilu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Akan tetapi apabila kita telaah lebih lanjut ada sesuatu yg dipaksakan dan tidak nyambung antara taushiyah di atas dg penggunaannya akhir-akhir ini sebagai stempel partai peserta pemilu. Kalau kita telaah lebih lanjut tentang sebab musabab munculnya taushiyah di atas maka kita harus kembali ke era hidup Syaikhul Islam. Taushiyah di atas terlihat sekilas menyampaikan pentingnya kepemimpinan secara umum, padahal kalau kita jeli sebenarnya ada sesuatu yg khusus yg hendak disampaikan. Kepemimpinan dalam taushiyah tersebut bersifat khusus yaitu kepemimpinan yg tegak atas nilai-nilai Syariat dalam naungan Khilafah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Syaikhul Islam sendiri hidup di era (yg apabila kita merujuk pada hadits Rasulullah tentang Khilafah yg dirawayatkan oleh Imam Muslim) Mulkan A’adhon (raja2 yg menggigit). Di era ini (apabila menggunakan istilah ust. Ihsan Tanjung) kaum muslimin dipimpin oleh para penguasa yg menggigit Syariat, yg berbeda dg para Khulafaur Rasyidin yg menggenggam Syariat. Dalam era ini ditandai adanya degradasi hukum2 Islam khususnya dalam bidang kepemimpinan, dimana para pemimpin dalam hal ini Khalifah tidak lagi dipilih oleh umat melalui majelis umat seperti dalam era Khulafaur Rasyidin akan tetapi menggunakan sistem suksesi seperti dalam sistem monarki atau kerajaan. Akan tetapi meskipun mengalami degradasi, namun dalam hal sistem masih digunakan dan diterapkannya sistem Islam dalam berbagai lini kehidupan umat dalam bentuk Daulah Khilafah dan dipimpin oleh seorang Khalifah. Oleh karena itu dalam era ini tergantung person siapa yg memimpin. Adakalanya pemimpinnya adil sebagaimana Umar ibn Abdul Aziz atau Harun Arrasyid. Namun tidak menutup kemungkinan adanya pemimpin yg dzalim.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dan menyikapi pemimpin yg dzalim maka sudah menjadi tugas kaum muslimin dan para ulama sebagaimana sabda Rasulullah yg maknanya bahwa pemimpin para syuhada’ adalah Hamzah ibn Abdul Muthalib dan seseorang yg mengingatkan pemimpin yg dzalim dan ia terbunuh. Maka dari taushiyah di atas terkandung maksud bahwa 60 tahun dipimpin oleh pemimpin yg dzalim adalah tidak apa-apa selama ia masih menggigit hukum2 Syar’I dengan menerapkan Syariat Islam dan menjaga eksistensi Kekhilafahan yg merupakan warisan Rasulullah Saw. Dan adanya pemimpin yg dzalim menjadi kesempatan bagi para ulama dan kaum muslimin untuk meluruskannya agar tetap tsiqoh menjalankan Syariat Islam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dan itu semua lebih baik daripada tidak adanya seorang pemimpin atau Khalifah yg di baiat oleh kaum muslimin, walaupun hanya dalam satu malam. Dan ini sebenarnya menjadi penegas Ijma Sahabat yg menyatakan bahwa batas tidak adanya seorang Khalifah yg ada di tengah-tengah kaum muslimin adalah 3 hari 2 malam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sedangkan apabila kita melihat fakta pemilu hari ini, apakah pemilu kali ini digunakan untuk menegakkan Syariat Islam? Sebelumnya patut dilihat bahwa kita kaum muslimin saat ini sedang dalam era mulkan jabariyyan (para pemimpin yg memaksa/diktator) yaitu paska runtuhnya institusi Khilafah di Turki tahun 1924. Para Mulkan Jabariyyan ini sendiri tidak seperti gambaran umum tentang diktator yg melakukan pembunuhan massal dan penyiksaan. Para Mulkan Jabariyyan ini adalah bentuk kepemimpinan yg memaksa kaum muslimin untuk menerapkan dan taat pada hukum di luar hukum2 Islam atau Syariat. Maka munculnya konsep-konsep yg jauh dan sangat bertentangan dengan nash-nash Syar’I di tengah-tengah kaum muslimin, khususnya dalam bidang pemerintahan, politik, hukum, ekonomi, sosial, dan jihad. Maka munculnya konsep nation state dan nasionalisme, pemerintahan demokrasi, ekonomi kapitalis, hingga penghapusan jihad. Oleh karena itu kembali muncul pertanyaan, apakah pemilu kali ini menjadi ajang untuk menerapkan kembali syariat Islam atau malah menjadi legitimasi agar hukum2 kufur tetap tegak di tengah-tengah kaum muslimin?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jikalau kita melihat fakta pemilu yg ada di negeri ini, maka terlihat bahwa hasil pemilu kali ini tidak akan membawa angin perubahan bagi tegaknya Syariat Islam. Karena apa? Karena sejak awal mulai dari masa kampanye hingga nanti pada sidang paripurna isu penerapan Syariat Islam akan terus direduksi dan semakin hilang dari benak umat. Karena sejak awal masa kampanya, partai2 Islam yg seharusnya menjadi produsen sekaligus distributor penerapan Syariat Islam justru malah rame2 mengingkari barang dagangannya. Mulai dari isu NKRI, tidak sesuai konstitusi, tidak laku, udah gak jaman, hingga belum saatnya ngomong Syariat. Kalaupun ada yg getol mengampanyekan, akan tetapi mereka justru lemah dalam tataran praktis. Ini kan sama dengan orang memproduksi dan menjual suatu barang tapi mengingkari barang dagangannya sendiri dg alasan konsumen belum waktunya mengetahui barang tersebut. Terus kapan? Kalau tidak dipasarkan terus kapan produknya laku? Dan apakah ini tidak disebut sebagai kebohongan publik?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mungkin kita harus banyak belajar dari produsen teh botol Sosro dan Aqua. Ketika mereka pertama kali menjual produk teh manis dalam botol dan air putih kemasan banyak sekali yg menertawakan karena produk mereka saat itu tidak lazim. Belum lagi mereka harus berhadapan dengan produk minuman bersoda dari Amerika yg saat itu sudah menggurita hingga ke Indonesia. Akan tetapi mereka tetap pede dan semangat memasarkan produknya dan ditunjang oleh tim marketing yg handal. Akhirnya kini terbukti teh botol Sosro tetap eksis dan menjadi salah satu produsen minuman terbesar di Indonesia dg slogannya yg terkenal “apapun makanannya, minumnya teh botol Sosro”. Sedangkan Aqua mereka menjadi market leader dan sahamnya sampai dibeli oleh salah satu produsen makanan terbesar di dunia, Danone.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Maka sesungguhnya kalau kita mau sungguh2 terjun ke tengah masyarakat dan memasarkan Syariat Islam dg cantik, maka tidak akan lama Syariat Islam dan Khilafah akan tegak kembali. Tidak dengan ongkang-ongkang kaki di kursi dewan sambil mengampanyekan “Partai Islam, yes. Syariat Islam, no dan belum saatnya”. Padahal kalau sedikit saja kita mendengar jeritan, keluh kesah, dan doa umat, maka kita akan tahu sudah betapa muaknya kaum muslimin atas sistem kufur yg diterapkan di tengah-tengah mereka dan betapa rindunya mereka atas sistem yg menjanjikan kesejahteraan dan keadilan yg bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kembali kepada bahasan awal. Jikalau taushiyah Ibn Taimiyah terlihat sangat umum, maka sungguh bijak jika kita mau menelaah dan membandingkan karya2 ulama pra 1924 dg karya-karya ulama paska 1924. Ulama-ulama dalam era sebelum Kekhilafahan runtuh lebih menekankan pada upaya untuk menjaga agar sistem Islam tetap langgeng. Sedang para ulama paska runtuhnya Kekhilafahan terlihat fokus untuk menjaga ingatan umat dan upaya-upaya penegakan kembali sistem Islam dalam naungan Khilafah. Sebagai contoh dalam Al Ahkam Al Shultoniyyah, Imam Al Mawardi tidak mencantumkan syarat seorang Khalifah adalah seorang muslim. Karena pada saat kitab ini keluar sistem Islam masih tegak dan sudah menjadi pengetahuan umum saat itu bahwa seorang Khalifah haruslah seorang muslim, karena posisi seorang Khalifah sebagai Amirul Mukminin (pemimpin orang-orang beriman). Berbeda dalam Nidhomul Islamnya Syaikh Taqiyuddin An Nabhani yg mencantumkan syarat seorang Khalifah haruslah muslim. Karena ketika kitab ini keluar sistem Islam telah runtuh dan pemikiran kaum muslimin telah tercemari model kepemimpinan demokrasi yg asasnya adalah kebebasan, tidak jadi soal siapapun yg memimpin (apatah muslim atau kafir) asal mendapat legitimasi oleh rakyat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu, maka sungguh terlihat jelas bahwa kepemimpinan yg dimaksudkan oleh Syaikhul Islam Ibn Taimiyah adalah kepemimpinan dalam koridor Syariat Islam. Memang kepemimpinan itu sangat penting, namun lebih penting adalah koridor yg menaunginya. Sehebat dan sebersih apapun personnya, jikalau sistemnya rusak maka rusaklah apapun yg ada di dalamnya. Oleh karenanya beliau menyampaikan lebih baik 60 tahun dipimpin oleh pemimpin yg dzalim asalkan tetap dalam koridor sistem Islam dan Khilafah daripada satu malam tanpa adanya Khalifah yg menaungi dan melindungi kaum muslimin dengan hukum-hukum Allah. Maka sungguh suatu hal yg logis apabila perjuangan kaum muslimin hari ini difokuskan untuk menegakkan kembali Daulah Khilafah yg menerapkan Syariat Islam secara kaffah. Karena sudah lebih 85 tahun kita hidup tanpa dinaungi sistem Islam. Coba hitung sudah berapa malam kita kehilangan pelindung dan payung kita, kaum muslimin? Walaupun berbilang kali presiden diangkat, berbilang kali anggota parlemen dilantik, sejatinya mereka bukan pemimpin kaum muslimin, bukan pemimpin umat, dan tak akan pernah terbersit dibenak mereka untuk menerapkan dan menegakkan Syariat Islam secara kaffah dalam naungan Daulah Khilafah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Terakhir mungkin kita khusnudzon saja dengan apa yg disampaikan oleh teman2 dari parpol Islam yg ikut andil dalam pemilu. Mungkin teman2 ada yg lupa, oleh karenanya sebagai saudara sudah selayaknya apabila kita meluruskan. Akhir kata mungkin sedikit pesan agar kita kaum muslimin, lebih2 para pengemban dakwah agar selalu bercermin. Dengan bercermin kita akan melihat sosok diri ini yg sesungguhnya. Sesosok pengemban dakwah yg tugasnya menyampaikan risalah suci ini di tengah masyarakat. Semoga dari bercermin kita tidak lagi terjebak dalam logika orang-orang liberal dan para orientalis yg seringkali mengacak-acak ayat-ayat Al Qur’an, Hadits Rasulullah, Ijma Sahabat, dan pesan2 yg disampaikan para ulama salafush shalih demi kepentingan sesaat dan menjauhkan umat dari kebenaran yg hakiki. Wallahu’alam bi As Shawab</p>
Posted in anti demokrasi, Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=379&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/04/01/ibn-taimiyah-pemilu-dan-teh-botol-sosro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan Sepotong Pizza</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/03/16/catatan-sepotong-pizza/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/03/16/catatan-sepotong-pizza/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 13:16:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>
		<category><![CDATA[anti demokrasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Entah kenapa gw pengen banget nulis masalah ini. Awalnya gara2 baca tulisannya ukhti Riri di blog “salam revolusi” tentang pizza. Jadinya gw ingat betapa lezat tu makanan khas Italia yg bentuknya bundar ceper tersebut (apalagi yg made in my ummi). Sekilas dari artikel tersebut terkandung maksud untuk “memboikot” resto pizza cepat saji yg ditengarai membantu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=361&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignnone size-full wp-image-362" title="4" src="http://burjo.files.wordpress.com/2009/03/4.jpg?w=500&#038;h=375" alt="4" width="500" height="375" />Entah kenapa gw pengen banget nulis masalah ini. Awalnya gara2 baca tulisannya ukhti Riri di blog “salam revolusi” tentang pizza. Jadinya gw ingat betapa lezat tu makanan khas Italia yg bentuknya bundar ceper tersebut (apalagi yg made in my ummi). Sekilas dari artikel tersebut terkandung maksud untuk “memboikot” resto pizza cepat saji yg ditengarai membantu perjuangan zionis Israel. Tapi dari beberapa koment di bawahnya justru yg muncul adalah antipati terhadap pizzanya sendiri. Gw akhirnya jadi ingat dulu pas rame2nya aksi boikot produk2 yg ditengarai membantu zionis Israel. Waktu itu gw tanya ke seorang ustad, “ustad hamburgernya **d tuh haram ya? Juga ayam gorengnya *f*?”. Eh ustad saya malah balik nanya, “ah masak? Emang burgernya pake daging babi? Ayam gorengnya digoreng pake lemak babi?”, maka gw jawab, “enggak ustad, malah klo gak salah mereka dapat sertifikat halal dari MUI. Masalahnya sih karena mereka ditengarai membantu zionis”. “Oh gitu toh. Klo gitu ya gak papa makan burger dan ayam goreng kan halal. Klo masalah dg zionis ya perlu cek dan ricek lagi. Tapi klo soal burger dan ayam ya tetap halal n gak papa dikonsumsi”. Berawal dari situ kemudian ustad saya ngejelasin apa yg boleh dan gak boleh diambil ama kaum muslimin dari peradaban barat. Yang boleh diambil antara lain hasil sains dan segala bentuk teknologi seperti alat komunikasi (hape, komputer, blackberry, PDA, dsb), alat transportasi (pesawat, motor, mobil, kapal laut), alat2 pertanian (traktor, mesin pemanen, dsb), hingga peralatan militer canggih. Juga termasuk alat2 kesehatan (kemoterapi, pemicu jantung, alat cuci darah, dsb), alat2 masak, pertukangan, dan segala jenis alat hasil penemuan akal manusia. Makanan juga bisa dimasukkan ke dalam golongan yg boleh diambil asalkan cara masak dan bahannya dari sesuatu yg bersih dan halal. Jadi pizza, burger, sampe spaghetti boleh dimakan asalkan dimasak dan dibuat dari bahan yg halal seperti daging sapi atau daging ayam. Dan ini semua dinamakan madaniyah atau benda-benda yg digunakan dalam aktivitas hidup manusia.  Sedangkan yg tidak boleh diambil adalah yg berupa hadlarah atau pandangan hidup alias way of life. Biasanya hadlarah berupa seperangkat aturan2 yg mengikat manusia. Hadlarah juga berupa ide-ide dasar atau mabda alias ideologi. Maka yg termasuk hadlarah adalah termasuk kapitalisme cs (demokrasi, sekularisme, liberalisme, feminisme, perdagangan bebas, HAM, nasionalisme, dan pluralisme) dan sosialisme cs (komunisme, marxisme, dan atheisme). Hadlarah juga termasuk ajaran2 agama seperti Nasrani, Yahudi, Hindu, Budha, Scientologi, hingga Agnotisme.  Dan segala benda yg berhubungan dg hadlarah, sepert salib, icon, kippah, patung, pakaian open aurat, sampai makanan minuman yg emang jadi ciri khas dan mengandung zat yg gak halal, seperti vodka orang rusia, champagnenya orang prancis, sakenya orang jepang, atau bir yg jadi minuman khas orang jerman. Oleh karena itu akhir kata, kalo ada yg teriak2 “AYO BOIKOT PIZZA, BOIKOT BURGER, BOIKOT SPAGHETTI” ada gak yg berani ngomong “AYO BOIKOT DEMOKRASI”. Klo ada yg menyerukan “MARI KITA BUANG PIZZA, BURGER, DAN SPAGHETTI” maka ada gak yg menyerukan “MARI KITA BUANG KAPITALISME, MARI KITA BUANG DEMOKRASI, MARI KITA BUANG NASIONALISME”. Maka orang yg ngomong gitu akan gw dukung 1000%. Coz bila pizza, burger, dan spaghetti ditengarai menyengsarakan kaum muslimin di Palestina, maka sesungguhnya kapitalisme, demokrasi, HAM, nasionalisme, dan segala ide busuk lainnya yg sebenarnya jadi penghancur kaum muslimin di seluruh dunia. Dan itu semua gak layak untuk dikonsumsi oleh kaum muslimin baik secara sembunyi2 apalagi secara terang2an (tau kan maksudnya), lebih2 oleh mereka yg mendambakan kebangkitan Islam.</p>
Posted in anti demokrasi, Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/361/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=361&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/03/16/catatan-sepotong-pizza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://burjo.files.wordpress.com/2009/03/4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(bukan?) Idaman</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/03/10/bukan-idaman/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/03/10/bukan-idaman/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 15:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[
“Jika manusia memiliki keselarasan antara hati dan jiwanya, maka ia akan menjadi individu yg berkarakter, individu yg merdeka”. Kata-kata barusan adalah sebuah pesan yg hendak disampaikan oleh Eiji Yoshikawa dalam karyanya Musashi. Novel yg berkisah tentang pencarian jatidiri seorang samurai bernama Musashi ini emang keren. Awalnya saya denger beritanya dari kasak-kusuk kakak angkatan saya yg [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=356&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">“Jika manusia memiliki keselarasan antara hati dan jiwanya, maka ia akan menjadi individu yg berkarakter, individu yg merdeka”. Kata-kata barusan adalah sebuah pesan yg hendak disampaikan oleh Eiji Yoshikawa dalam karyanya Musashi. <span lang="PT-BR">Novel yg berkisah tentang pencarian jatidiri seorang samurai bernama Musashi ini emang keren. Awalnya saya denger beritanya dari kasak-kusuk kakak angkatan saya yg emang gila sastra, trus gak lama kemudian Openmind menurunkan tulisan mengenai tuh novel, dan wiks, novelnya tebel banget n mahal lagi, tapi untungnya gak lama kemudian tuh novel diadaptasi jadi manga alias komik dg judul Vagabond buatan Takehiko Inoue (pembuat komik Slamdunk). Tapi dasar jodoh walaupun sulit akhirnya saya dapetin juga tuh novel walaupun bentuknya pdf. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="PT-BR">Beda Musashi, maka beda pula Ayat-Ayat Cinta (AAC). </span>Novel besutan Habiburahman El Shirazi ini menempatkan dirinya sebagai best seller nasional. Novel ini mengambil Fahri sebagai sosok sentral. Seorang mahasiswa Indonesia yg berkuliah di Al Azhar Mesir, yg rapi, cerdas, cakep, baik hati, n tidak sombong (pokoknya baik banget), pokoknya klo pengen tau gimana sosok Fahri ya udah baca aja novelnya atau tonton film nya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sosok Fahri adalah sosok yg sempurna. <span lang="PT-BR">Beliau seorang yg cerdas, hafiz Quran, juga petinggi organisasi mahasiswa di sana. Kepemimpinannya gak diragukan lagi, dewasa, sabar, juga sangat2 rapi jali. Bahkan doi punya rancangan hidup sedemikian rupa. Akhlaq nya baik. Yg pasti sosoknya Islami banget, maka gak heran jika novel2 Islami lain juga terpengaruh akan sosok Fahri sebagai model tokoh utamanya. Dan masyarakat akhirnya juga menyandarkan sosok Fahri atau mungkin Azzam (tokoh utamanya KCB) pada sosok para generasi idaman Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="PT-BR">Maka jika saya petentang-petenteng pake kaos, pake celana jeans atau pake sarung, pake sandal jepit, suka ndengerin Linkin Park atau lagu dangdut, suka baca komik, gondrongin rambut n klo udah panas rambutnya dikuncrit kayak samurai, maka ribuan tangan akan nuding2 saya n bilang gak Islami deh lu. Emang apa salah saya? Maka mereka jawab gaya kamu tuh gak nunjukin kepribadian Islam. </span>Emang seperti apa sih sosok berkepribadian? Lebih2 yg berkepribadian Islam?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ngobrol tentang kepribadian jelas membutuhkan tulisan yg panjang dan yg pasti majalah ini akan kehabisan halaman karena banyaknya definisi mengenai apa itu kepribadian, kepribadian yg baik, dan bagaimana sih sosok yg berkepribadian.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagian kalangan sering menyandarkan masalah kepribadian berkaitan dg cara berpakaian, berbicara, makan, hingga berjalan. Oleh karena itu sekolah kepribadian macam John Robert Power sering mengajarkan tata busana, table manner, hingga cara jalan ala kucing (catwalk maksudnya). Akan tetapi sebagian kalangan justru menganggap bahwa kepribadian berhubungan dengan akhlakul karimah, akhlak yg baik. Sosok berkepribadian menurut teori ini adalah mereka yg sopan, baik, suka menolong, bicaranya halus, serta menjaga adab pergaulan, adab berpakaian, dsb. Contoh teori di atas bisa dilihat pada cara2 yg dulu dipopulerkan oleh aa’ Gym dalam Manajemen Qolbunya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="PT-BR">Dari sini aja kamu pasti udah bingung. Saya sendiri juga bingung sebab contoh barusan adalah sebagian kecil aja dari teori kepribadian. Baik model barat maupun model Islam seringkali juga menampilkan teori2 yg terkadang berlawanan atau sama antara satu dg yg lain, dan menimbulkan pertanyaan “yg betul yg mana nih?”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="PT-BR">Seorang Ulama dari Timur Tengah, Taqiyuddin An Nabhani mendefinisikan bahwa kepribadian terdiri dari dua unsur. Pertama, adanya pola pikir. Kedua, adanya pola sikap yg sejalan dengan pola pikir tersebut. Pola pikir berhubungan dengan bagaimana sikap, pandangan, dan pemikiran seseorang dalam memandang atau menyikapi suatu pandangan atau pemikiran bahkan peristiwa tertentu. Pola pikir ini dibentuk oleh mabda (ideologi/pemikiran mendasar seseorang). Sedangkan pola sikap adalah bagaimana cara manusia dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya (baik kebutuhan biologis maupun insting/naluriahnya).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Maka dari definisi di atas bisa diambil kesimpulan bahwa yg namanya Kepribadian Islam adalah apabila seseorang memiliki Pola Pikir yg Islami, dimana ia memandang, mendengar, dan menyimpulkan berbagai hal menggunakan pisau analisis yg Islami, dan itu semua diperoleh melalui keyakinan yg kokoh terhadap Aqidah Islam, juga ilmu2 ke Islaman yg cukup untuk menjawab berbagai masalah yg ada dalam masyarakat, dan itu semua distandarisasi oleh nilai2 yg Islami.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selain itu dibarengi pula dengan Pola Sikap yg Islami pula. Yaitu dengan menjadikan aturan2 Islam sebagai satu2nya aturan dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidup. Baik kebutuhan yg bersifat biologis (makan, minum, berpakaian, menutup aurat, dsb), juga kebutuhan yg bersifat naluriah (beribadah, bermasyarakat, bergaul, berketurunan, dsb).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu saya gak ngrasa bersalah jika petentang-petenteng pake kaos n celana jeans. Toh saya tetep berkepribadian kok, karena fa insya Allah pola pikir saya masih waras n Islami, sedangkan pola sikap saya juga gak melabrak aturan Islam (dalam hal ini batasan aurat cowok), kecuali klo saya kemana-mana hanya memakai kaos doang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">He..he…he..</p>
Posted in Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/356/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/356/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/356/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=356&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/03/10/bukan-idaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Secret Admirer)</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/03/08/secret-admirer/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/03/08/secret-admirer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 01:47:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Sejak menjabat menjadi pimrednya BURJO setahun lalu, saya sering mengalami gundah gelisah. Sejak saat itu saya mengalami bagaimana rasanya jadi manusia sekelas selebritis. Bagaimana coba, sejak saat itu saya sering kena teror baik berupa misscall atau SMS dari nomer2 yg tidak saya kenal. Feeling saya mengatakan mereka adalah para secret admirer dan mereka semua berjenis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=348&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sejak menjabat menjadi pimrednya BURJO setahun lalu, saya sering mengalami gundah gelisah. Sejak saat itu saya mengalami bagaimana rasanya jadi manusia sekelas selebritis. Bagaimana coba, sejak saat itu saya sering kena teror baik berupa misscall atau SMS dari nomer2 yg tidak saya kenal. Feeling saya mengatakan mereka adalah para secret admirer dan mereka semua berjenis kelamin beda ama saya (cewek maksudnya). Oleh karena itu saya jadi gelisah. Bagaimana tidak gelisah, lha wong saya normal. Bagaimana tidak gelisah, lha wong saya (masih) pemain tunggal (bukan ganda campuran). Bagaimana tidak gelisah, lha wong saya masih manusia (setidaknya dalam detik terakhir tulisan ini dibuat, gak tau 5 menit lagi saat bulan purnama muncul).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Apa sih manusia? Kenapa sih mereka jadi gelisah ketika dekat ama lawan jenisnya? Kenapa kok bisa marah kalau bertemu musuhnya? Kenapa ngantuk dan kadang2 lapar? Beda gak sih manusia zaman Rasulullah, pada era Crusade war, pada masa Revolusi Prancis, sama manusia zaman sekarang? Dr. Alexis Carrel dalam bukunya Man the Unknown, mengatakan manusia adalah makhluk misteri yg susah untuk dipahami. Sedangkan pakar lain bilang manusia adalah hewan yg berbicara dan berpikir. Bingung? Sebenarnya manusia adalah makhluk ciptaan Allah yg diberikan beberapa kelebihan2, salah satunya adalah akal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Akal merupakan anugerah dari Allah kepada manusia. Dengan akal, manusia dapat berfikir, menimbang mana yg baik mana yg gak baik. Dengan akal, manusia dapat mengindra, melihat, dan mensyukuri ciptaan Allah berupa dirinya dan alam semesta di sekitarnya. Sedangkan kelebihan yg lain berupa potensi hidup yg berupa kebutuhan fisik (hajatul udlawiyyah/basic need) dan naluri (gharizah/instinc).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"># Kebutuhan Fisik (hajatul udlawiyyah/basic need)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Kebutuhan ini sangat erat kaitannya dengan tubuh ato jasad manusia. Kebutuhan ini gejalanya muncul dari dalam tubuh dan apabila tidak dipenuhi maka menimbulkan kerusakan ato sakit pada tubuh manusia, bahkan klo parah bisa mendatangkan wak modin alias is death.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Makanya klo you lapar maka udah seharusnya you makan. Klo nt haus maka obatnya tak lain adalah minum. Juga klo loe semua ngantuk, bantal, guling, dan kasur jadi senjata andalan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Juga gak salah klo tiba2 ada yg lari cepat masuk mall, berjingkat-jingkat masuk kebun orang, pontang-panting kayak orang kesurupan di pinggir kali, terus bergaya, sambil merokok, dan kemudian teriak ”enteng”. Maka orang tersebut gak layak masuk RSJ Menur. Karena bisa jadi orang tersebut hanya kebelet pipis ato mo be’ol dan itu normal (gak mungkin kan pipis/be’ol di jalan, emang kuda).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV"># Naluri (gharizah/instinc)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri dipengaruhi sangat erat oleh faktor dari luar tubuh qt ato lingkungan dan apabila tak terpenuhi menyebabkan gelisah, gelisah, dan gelisah, sekali lagi gelisah, eit tunggu klo gak tepenuhi ia menyebabkan gelisah, ingat gelisah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri sendiri terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="square">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri mempertahankan diri (gharizatul baqa’/survival instinc)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Klo loe lari karena dikejar anjing ato mungkin bencong, maka itu adalah contoh kecil dari naluri ini. Naluri ini juga bisa dilihat pada upaya anak-anak belasan tahun berdandan gaya punk tiap malam minggu di alun-alun, pada kenekatan suporter Bonek pas pertandingan Persebaya, juga pada penyerangan Amerika ke Iraq dan perlawanan para Mujahidin di sana.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Intinya naluri ini adalah upaya manusia bertahan di lingkungannya serta keberadaannya agar diakui oleh sekitarnya.</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="square">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri melanjutkan keturunan (gharizatun nau’/speciec instinc)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri inilah yg paling sering bikin deg-degan, keluar keringat dingin, mati rasa, pusing2, muntah2 (sori, klo ini sih gejala keracunan).Naluri ini bisa terwakili lewat sebuket bunga, sebatang coklat, ato secarik puisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri ini berupa bagaimana manusia memiliki keinginan melanjutkan keturunan. Oleh karena itu manusia menyukai lawan jenis, menyayangi anaknya, dan keluarganya.</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="square">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Naluri mensucikan sesuatu (gharizatut tadayyun/sanctification instinc)</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Sudah menjadi fitrah manusia bahwa dia merasa ada kekuatan<span> </span>besar di luar tubuhnya. Bagi individu yg percaya adanya Tuhan, maka mereka menyembah dan mensucikan Tuhan. Sebagaimana kaum muslimin menyembah kepada Allah, orang2 nasrani mensucikan Kristus, dan para budhist mengagungkan Sidharta Gautama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Sedangkan bagi orang agnostic (yg gak percaya adanya Tuhan), maka akal merekalah yg mereka dewakan. Naluri ini juga bisa berbentuk sebuah kekaguman pada sosok kaka dan bim-bim slank bagi para slanker hingga kepercayaan pada batu bertuahnya ponari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Dari sini mungkin muncul sebuah tanya, muncul sebuah sikap kritis dari pembaca semua. Wah penulisnya ngawur nih, setiap manusia kan beda. Orang jadul kan beda ama orang modern. Manusia di kawasan lereng semeru sana pasti beda ama yg tinggal di apartemen mewah di london sana.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Bener beda? Apanya yg beda? Coba qt telusuri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Dulu leonidas memobilisasi 300 prajurit sparta dg tombak, pedang, dan tameng untuk melawan 1.000.000 infanteri persia yg dipimpin xerxes yg bersenjatakan sama cuma ditambah panah, kuda, dan gajah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Sedangkan pada awal 2009, IDF (militer israel) mengerahkan 176 ribu infanterinya yg didukung oleh 2800 tank merkava dan 1800 senjata artileri plus ditambah bantuan serangan udara dari 286 helikopter tempur apache longbow dan 875 pesawat tempur F-16i/shufa untuk meluluhlantakkan Gaza. Dan ini semua mendapat perlawanan dari 20 ribu pejuang HAMAS yg bersenjatakan AK 47, sniper SVD dragunov, peluncur granat, hingga roket al qassam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Trus apa bedanya contoh pertama ama yg kedua? Gak ada, karena yg beda cuma alatnya doang. IDF gak beda ama xerxes yg mempunyai naluri menguasai, sedangkan HAMAS gak jauh ama leonidas yg pengen membela diri. Dan keempatnya sama2 memperlihatkan gharizatul baqa’ nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Mungkin pagi ini orang di New York lagi sarapan hamburgernya McD dan nyruput kopi starbuck atau lagi bengong meniru cara masak ala rachel ray. Sedangkan di pelosok Pacitan sekelompok pemuda dan bapak2 mengerumuni nasi kuning lauk ayam dan bali tahu pas kenduri di mushola kampung trus malamnya bakar jagung dan minum kopi nasgitel (panas, legi, kentel) sambil ronda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Apanya yg beda? Gak ada, yg beda cuma makanan n cara masaknya doang. Tapi intinya semua berawal dari satu rasa, yaitu lapar dan haus. Dan ini normal sebagai bagian dari basic need manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">So, jadi manusia dari zaman sebelum masehi hingga awal 2009. so, jadi manusia di pojok New York hingga Pacitan sebenarnya gak jauh beda alias sama atau bahasa Inggrisnya <em>podho plek</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Oleh karena itulah dari sini Islam datang dengan seperangkat aturan yg sesuai dg fitrah manusia dan dapat diterapkan lintas zaman. Lha wong manusia yg menerapkannya gak beda jauh antara zaman Rasulullah, para sahabat, tabi’in, tabi’it tabi’in, sekarang, hingga nanti zaman kiamat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Misal dalam hal naluri melanjutkan keturunan atau species instinc. Islam tidak melarang sebagaimana aturan dalam agama nasrani, budha, atau hindu yg menggariskan pendeta dan biksunya melajang. Akan tetapi Islam juga tidak memberi kebebasan tanpa batas semisal manusia bebas berhubungan sejenis (homo), berhubungan dg kambing, atau lubang pispot. Islam datang dg seperangkat aturan yg bernama pernikahan dan dg pernikahanlah tercipta hubungan yg sangat, sangat, sangat, dan sangat (sangatnya 4x karena cowok boleh nikah 4x) manusiawi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Juga dalam naluri mensucikan sesuatu. Islam tidak mengekang sebagaimana ajaran komunis yg menafikan adanya Tuhan. Islam datang dengan seperangkat aturan mengenai aqidah dan iman kepada Allah dg berbagai dalil dan bukti2 akan keesaanNya dan keagunganNya sekaligus mencela praktik jahiliah penyekutuan Tuhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Dari sini maka dapat diambil kesimpulan bahwa kapanpun dan dimanapun manusia pada hakikatnya ia adalah sama. Yg membedakannya hanyalah alat dan teknologinya saja. Dari sini pula banyak yg percaya bahwa Islam dapat diterapkan lintas zaman, lintas wilayah, lintas keadaandg bantuan para ulama pembaharu atau mujtahid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Oleh karena itu, suatu hal yg aneh apabila ada sekelompok manusia yg menganggap bahwa aturan Islam itu kuno, ketinggalan zaman, dan layak direvisi. Lalu lebih kuno mana dg demokrasi yg udah ada sejak zaman leonidas. Lalu mengapa tidak ada yg ngomong demokrasi itu kuno, ketinggalan zaman, dan layak direvisi. </span></p>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="SV">Oleh karena itu suatu hal yg aneh apabila ada sekelompok manusia yg mencoba melipat fakta bahwa Islam cocok digunakan untuk menghandle zaman. Okelah klo anda menganggap Islam tidak cocok dg manusia abad 21 ini, tapi tolong sebutkan perbedaan hakikat manusia zaman Rasulullah dulu dg manusia abad 21 ini? Tak tunggu.</span></p>
Posted in Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=348&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/03/08/secret-admirer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Seorang Kawan yg punya Kisah dan Akan Saya Kisahkan</title>
		<link>http://burjo.wordpress.com/2009/02/17/kisah-seorang-kawan-yg-punya-kisah-dan-akan-saya-kisahkan/</link>
		<comments>http://burjo.wordpress.com/2009/02/17/kisah-seorang-kawan-yg-punya-kisah-dan-akan-saya-kisahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 14:58:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://burjo.wordpress.com/?p=337</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini aslinya terilhami dari sebuah tulisan di NCzine tentang salah seorang awak redaksinya yg mirip cewek tapi aslinya seorang cowok yg sejati punya. Asli kisah ini bukan kisah hidup saya, tapi kisah berikut ini adalah kisah orang2 yg dekat dg saya. Yg pertama adalah teman saya kuliah yg secara lahiriah mirip banget ama cewek. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=337&subd=burjo&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;"><img class="alignnone size-full wp-image-338" title="forrest-gump" src="http://burjo.files.wordpress.com/2009/02/forrest-gump.jpg?w=500&#038;h=375" alt="forrest-gump" width="500" height="375" />Kisah ini aslinya terilhami dari sebuah tulisan di NCzine tentang salah seorang awak redaksinya yg mirip cewek tapi aslinya seorang cowok yg sejati punya. Asli kisah ini bukan kisah hidup saya, tapi kisah berikut ini adalah kisah orang2 yg dekat dg saya. Yg pertama adalah teman saya kuliah yg secara lahiriah mirip banget ama cewek. Saking miripnya doi sampe pernah bikin ketuanya Fokus ilfil. Yg pasti ada tapinya, walaupun doi punya penampakan begitu doi sama bandelnya ama saya. Pernah satu ketika kita berdua godain cewek di kampus. Kalo saya yg godain pasti para cewek langsung berlalu sambil meninggalkan senyum simpul, tapi kalo doi, para cewek itu malah balas menyapanya dg sebutan mbak. Tapi yg bikin geli karena saking dekatnya doi ama saya para dosen sering nyangka doi adalah pacar saya (pak/bu jngn salah sangka saya masih normal kok). Sedangkan orang kedua adalah saudara saya sendiri. Secara lahiriah sih dia cowok, tapi gaya bicaranya dan sifatnya aja yg lebih halus dari saya. Pernah satu ketika ketika asyik nongkrong berdua beberapa orang cowok seusianya usil panggil dia banci. Maka tanpa tedeng aling2 saya samperin mereka dan bilang apa salah saudara saya sama mereka dan kalo memang gak ada salah gak usah ganggu toh mereka juga gak mau kami ganggu. </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="PT-BR">Saya bisa bilang begitu karena saya merasa saudara saya (juga teman saya di atas) gak punya salah. Karena mereka tak dapat menolak ketetapan yg diberikan Allah kepada mereka. Mereka tak dapat mengajukan opsi supaya diberikan wajah segagah <em>Frank Lampard</em> atau sedingin <em>Nicolas Saputra</em>. </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Toh mereka tak akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Tuhan karena hal tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Bukan hanya mereka saja, tapi termasuk saya juga gak akan dicap salah karena kulit saya hitam dan dilahirkan sebagai lelaki. <em>Bodhi</em> juga gak akan dihakimi mengapa di atas batok kepalanya ada susunan tulang unik yg menjadikannya mirip <em>makhluk Klingon</em>. Begitu pula yg akan menimpa <em>Hasan Al Wazzan</em>, ia gak akan dihukumi karena lahir dari rahim seorang wanita Arab bukannya lahir dari rahim <em>Mulan Jameela</em>. Ia gak akan dihukumi karena gak mampu memilih tuk dilahirkan di kalangan bangsawan atau bersama kaum pengembara <em>Touareg</em>, gak bermetamorfosis, gak jago kungfu kayak <em>Yip Man</em>, gak bisa menghentikan waktu kayak <em>Hiro</em>, dan gak bisa nentuin waktu lahirnya bersamaan dengan masa ketika <em>Leonidas </em>dan kaum Sparta<em> </em>bertempur melawan infanteri Persia, atau ketika masa akhir Kesultanan Granada. Asli Hasan tak bisa mengontrol itu semua, begitu juga mereka yg tersebut di atas. Dan mereka tak akan dimintai pertanggung jawaban atas itu semua. Karena dalam hal ini hanya Allah lah yg berkuasa dan manusia hanya boleh menerima apa adanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Akan tetapi Yg Di Atas gak akan membuat hidup manusia kaku dg hanya berdasarkan atas kehendakNya saja. Dia juga memberikan lahan kepada manusia tuk dikelola, lahan itu sangat luas mulai dari penggunaan potensi akal hingga penggunaan potensi fisik dan naluri, dan manusia diberi kebebasan tuk mengelola lahan tersebut dengan benih kebaikan atau membiarkannya terbengkalai. Dengan pilihan tersebut manusia boleh menjadi manusia yg beriman kepada Sang Pencipta Alam atau beriman kepada makhlukNya (entah manusia, hewan, atau tumbuhan). Manusia diberikan otonomi yg luas apakah doi memilih menjadi anggota dewan yg dg <em>rai gedhek</em> menghabiskan uang rakyat atau menjadi guru yg mempunyai niat mencerdaskan generasi bangsa. Manusia diberikan pilihan tuk jadi koruptor, copet, bahkan menjadi <em>gegedug</em> macam Bush, atau menjadi penjual <em>soto dhok</em>, pengusaha percetakan yg jujur, hingga menjadi seorang mahasiswa yg hingga malam ini membenci system setan;Demokrasi. Manusia diberi keleluasaan ketika harus melampiaskan nafsu seksnya, doi boleh melakukannya dengan pacarnya, dengan para kupu2 di kawasan <em>gang D</em>, atau doi memilih menikah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Ya sekali lagi Sang Pencipta memberikan berbagai pilihan kepada manusia tika menjalani kehidupan di dunia. Yg dituntut olehNya hanyalah sikap <em>fairplay</em> manusia karena itu semua akan dimintai pertanggung jawaban di hadapanNya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="PT-BR">Ya karena Dia telah mengamanatkan kepada kita manusia sebuah lahan bercocok tanam bernama dunia. Selain itu Dia juga memberikan berbagai alat tuk mengelola lahan tersebut mulai dari panca indera, naluri2, hingga cangkul akal. Maka barangsiapa yg bercocok tanam dg sungguh2 sesuai dg ketentuan yg berlaku dan menaburi lahannya dg benih kebaikan. Maka ia akan menuai hasilnya, berupa panen yg melimpah yg dapat ia gunakan sebagai bekal menuju <em>padang perburuan yg abadi</em>. Lha kalo mereka bercocok tanamnya asal2an bahkan gak sesuai aturan. Maka hasil yg akan dicapai pasti gak sesuai dg apa yg diharapkan. Maka ya gituu deech masak gituu dong!! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="PT-BR">Tapi dari bahasan di atas juga ada yg patut digaris bawahi yaitu sebuah penghinaan yg ditujukan kepada manusia seperti yg saya kisahkan di awal jumpa adalah suatu aktivitas yg tidak dapat ditolerir. Seperti menghina seseorang yg dikaruniai bibir yg sumbing adalah suatu kejahatan. </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Karena memang doi tak dapat mengelak apa2 yg Allah takdirkan kepadanya. Kita tidak boleh menghinanya, lebih2 pabila dari bibir sumbingnya keluar nasihat dan seruan kepada kebenaran. Kita baru boleh mencacinya pabila dari bibir sumbingnya keluar pengingkaran kepadaNya. Tapi caci maki tersebut bukan ditujukan kepada bibir sumbingnya tapi kepada pengingkaran atas hukum2Nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Begitu pula kepada mereka yg dikaruniai kelambatan dalam berfikir (ber-IQ rendah) tidak layak bagi kita untuk merendahkannya. Dan ngomong2 tentang IQ rendah saya jadi teringat sebuah film asyik yg berjudul Forrest Gump, mengisahkan seorang bernama Forrest Gump yg dikaruniai IQ 75 dan seringkali ia diremehkan oleh orang2 di sekitarnya. Akan tetapi walaupun ia memiliki kecerdasan dibawah rata-rata, ia merupakan orang yg selalu berusaha melakukan berbagai hal dg sebaik-baiknya. Ada satu hal yg menarik dari tokoh tersebut, sebuah pernyataan “Bodoh Adalah Perbuatan Bodoh”, sebagai sebuah jawab atas pertanyaan yg ditujukan kepadanya, “apakah kamu bodoh?”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Ya <strong>“Bodoh Adalah Perbuatan Bodoh”</strong> sebuah pernyataan yg pabila boleh saya artikan sebagai sebuah penghinaan yg telak yg ditujukan kepada mereka yg diberikan berbagai karunia oleh Sang Pencipta akan tetapi dia tidak mampu menggunakannya. Karunia tersebut (baik berupa kesehatan, kelengkapan indera, harta, hingga naluri, lebih2 akal) jangankan mendekatkannya padaNya tapi justru menjerumuskannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Bodoh disini bukanlah sebuah IQ yg rendah, nilai merah pada rapor, atau ijazah yg hanya sampai pada tingkat Sekolah Dasar. Bodoh disini adalah lebih kepada pelanggaran seseorang kepada sebuah aturan yg berlaku (benar). Tak peduli secerdas apapun dia, berbagai gelar berderet di depan dan belakang namanya. Tak peduli apapun dia, apakah itu presiden, menteri, ulama, ilmuwan, mahasiswa, pemimpin partai, pemimpin ormas, tokoh terkenal, dsb. Apabila mereka semua menolak, mengingkari, bahkan melawan sebuah kebenaran maka BODOH lah dia. </span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;" lang="PT-BR">Sekali lagi maka ia layak mendapat gelar sebagai ORANG BODOH.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Beruntunglah Islam hadir untuk semua IQ. Hingga seorang <em>baduy gunung</em> yg katanya orang terbelakang mampu mengimani ke-Esa-an Allah dg hanya memahami adanya kotoran unta menandakan adanya unta yg lewat dan adanya jejak kaki di pasir menandakan adanya manusia yg berlalu, jadi mustahil pabila adanya alam semesta tanpa ada yg menciptakannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Oleh karena itu terakhir saya ingin sampaikan. Bahwa adalah penting bagi kita untuk menghargai orang lain meskipun ia ditakdirkan memiliki sisi yg tidak sama dengan kebanyakan orang. Dan bahwa penting bagi kita untuk mengikuti aturan main yg benar (Syariat Islam) dalam hidup ini dan siapapun mampu mengikuti aturan tersebut selama dia mampu berfikir, tak peduli kemampuan berfikirnya cepat atau pun lambat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">Karena BODOH ADALAH PERBUATAN BODOH.</span> (Fajar212)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Catatan kaki catatan kaki catatan kaki kaki ku kaki mu ber kaus kaki beli di kaki lima tjap kaki tiga</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Frank Lampard=pemain handal kesebelasan Chelsea</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Nicolas Saputra=alaah pake gak ngerti, pokoknya wajahnya mirip yg nulis <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;" lang="PT-BR">Bodhi=tokoh utama dalam novel Dee ‘Supernova;Akar’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Makhluk Klingon=bukan jum’at kliwon apalagi rawon;makhluk dalam film ‘Star Trek’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Hasan Al Wazzan=penulis dan penjelajah abad pertengahan yg bergelar ‘Leo the African’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Mulan Jameela=gak mungkin gak tau kan?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Touareg=salah satu rumpun suku Berber di afrika barat laut;mereka terkenal sebagai penjelajah gurun tangguh</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Yip Man=guru besar kungfu aliran wingchun dan juga mentor Bruce Lee;film biografinya berjudul ‘Ip Man’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;" lang="PT-BR">Hiro=Hiro Nakamura, salah seorang tokoh utama dalam serial ‘Heroes’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;" lang="PT-BR">Leonidas=raja kaum Sparta di Yunani;tokoh utama dalam komik dan film ‘300’</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Rai gedhek=istilah jawa timuran untuk orang yg gak tahu malu</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Gegeduk=istilah sunda untuk biang kerok atau trouble maker</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Soto dhok=salah satu varian soto;aslinya dari Lamongan dan berkembang di daerah Jombang makanya terkenal sebagai soto Jombang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Gang D/d***y=salah satu kawasan prostitusi di Surabaya</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Fairplay=adil</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Padang</span></strong><strong><span style="font-size:10pt;"> perburuan yg abadi=istilah surga bagi orang Indian</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;">Baduy gunung=suku nomaden yg hidup di padang pasir Arabia.</span></strong></p>
Posted in Tsaqofah  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/burjo.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/burjo.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/burjo.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/burjo.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/burjo.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/burjo.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/burjo.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/burjo.wordpress.com/337/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/burjo.wordpress.com/337/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/burjo.wordpress.com/337/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=burjo.wordpress.com&blog=1817660&post=337&subd=burjo&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://burjo.wordpress.com/2009/02/17/kisah-seorang-kawan-yg-punya-kisah-dan-akan-saya-kisahkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dac68c9a9377d9e7a2f1784d0c6171a9?s=96&#38;d=" medium="image">
			<media:title type="html">burjo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://burjo.files.wordpress.com/2009/02/forrest-gump.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">forrest-gump</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>