Hanya ingin Kau Tahu

Amerika Lemah itu kata temen2 Resist zine Banjarmasin, dan itu adalah fakta yg sesungguhnya. Gak percaya? Coba aja cukup stop impor minyak ke sana, pasti tu negara lumpuh gak ketulungan. Dulu sekitar 70an pernah dicoba oleh negara2 teluk untuk mendukung Palestina, kontan di seluruh tanah Amerika terjadi antrian mirip di sini pas kenaikan BBM kemarin. Itu baru negara2 teluk aja, coba kalo seluruh negara2 Islam kompak. Itu baru minyak, coba kalo seluruh negara2 Islam bersatu trus nantang Amerika, gimana coba?

Tapi Amerika tahu akan kelemahannya, oleh karenanya doi berusaha sekuat tenaga untuk menutupinya. Caranya? Doi menggunakan teori menyerang adalah pertahanan terbaik. Maka doi akan menyerang siapa saja baik dengan opini maupun senjata. Apapun, siapapun, kapanpun, dimanapun, maka kita akan menemukan deretan panjang daftar invasi doi ke berbagai negara, dari mulai sejak doi lahir, pas doi abg, hingga menjelang akhir hayatnya saat ini.

Sebenarnya sih strategi Amerika tuh biasa2 aja, modelnya gak jauh beda ama model yg dulu pernah diterapkan ama Romawi.Cuma karena dibungkus ama unsur2 modern maka sebagian orang jadi pangling. Globalisasi, modernisasi, demokratisasi, hingga privatisasi sebenarnya hanyalah abang2 lambeh untuk menutupi kamsud sebenarnya KOLONIALISME alias PENJAJAHAN, you know.

Dalam buku Confession of Economic Hitman yg pernah bikin heboh tersebut, disebutkan bahwa sebenarnya Amerika hanya punya tiga strategi dalam menguasai dunia. Ingat en catet, hanya tiga strategi. Pertama, senjata ekonomi atau (lebih jelasnya) jeratan hutang. Hutang ini selain bunganya yg naudzubillahimindzalik sampe ngalahin bunga citra lestari, maksudnya nyekik leher banget juga syaratnya yg bejibun, bahkan kata mantan Menkeu Kwik Kian Gie uang hasil utang tersebut gak (belum) bisa digunakan sebelum uang kita (maksudnya APBN) abis sama sekali alias 0%. Belum lagi berbagai syarat lain mulai penjualan asset negara hingga keikutsertaan Amerika dalam campur tangan masalah dalam negeri tersebut. Kedua, apabila jeratan ekonomi gak mempan maka doi (Amerika) akan mulai bermain kotor. Yaitu membunuh atau membantu pelengseran atau kudeta pemimpin tersebut dan menggantinya dengan pemimpin yg pro ama sepak terjang doi. Contohnya mulai dari Gabriel Allende di Chile, Presiden Soekarno, hingga Raja Faishal dari Arab Saudi (aktor dibalik boikot minyak tahun 70an). Untuk lebih jelasnya dalam melihat sepak terjang AS dalam hal ini nonton aja film Syriana (asli gw udah nonton en gak asal kutip dari OM), di situ terlihat jelas bagaimana sikap Amerika terhadap pemimpin yg bandel ama doi. Ketiga, kalo kedua cara tersebut gagal. Maka pilihan selanjutnya adalah mengirimkan para pemudanya untuk membunuh atau terbunuh atau gampangnya jack, Amerika akan menginvasi secara langsung negara2 tersebut dengan berbagai model senjatanya. Mulai dari yg namanya M4A1, F/A18Hornet, hingga aneka macam bom yg macamnya ngalah2in jenis jajanan pasar. Maka mulai dari PD I, PD II, Vietnam, Somalia, Iraq I, Iraq II, hingga Afghanistan adalah bukti sikap putus asa Amerika dalam menghadapi negara keras kepala yg gak mau tunduk dibawah keteknya.

Karena Amerika adalah negara model penyerang, maka mau tidak mau ia harus mencari lawan untuk memuaskan nafsu perangnya. Dulu ia menemukan lawan yg bernama komunisme dengan penganutnya yg bernama Uni Soviet. Namun setelah melalui perang dalam kulkas (perang dingin maksudnya) yg panjang akhirnya Uni Soviet gulung tikar dan komunisme masuk liang kubur. Maka Amerika sekarang tidak punya lawan sepadan. Eit tunggu dulu apa bener Amerika sekarang sebagai penguasa tunggal dan paling digdaya di muka bumi? Adalah Samuel Hutington lewat bukunya Class of Civilization (Benturan Peradaban) yg mengingatkan pada Amerika bahwa doi harus trus waspada meskipun Komunisme dan Uni Soviet udah masuk liang bumi. Adalah satu kekuatan besar yg sedang tidur mengancam kelangsungan hidup Amerika. Ia yg apabila bangun mampu menghimpun ujung barat dan timur bumi. Ia yg apabila bangun mampu menyatukan beraneka warna dan bahasa aneka manusia. Ia yg apabila bangun mampu membawa manusia ke pantai rasa aman dan oasis kebahagiaan. Ia yg apabila bangun akan mengibarkan bendera perlawanan akan kesombongan, kelicikan, dan kedzaliman yg selama ini dibangun oleh Amerika cs dan ia akan menyiapkan nisan, sekop, dan liang lahat untuk mengubur Amerika. Maka kata Hutington, sebelum ia bangun siapkanlah racun supaya ia terus tertidur. Ia bernama Islam dan perang abad ini yg dikobarkan oleh Amerika cs (pasti) adalah Perang Terhadap Islam. (laGIElaper)

One thought on “Hanya ingin Kau Tahu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s