Catatan Sepotong Pizza

4Entah kenapa gw pengen banget nulis masalah ini. Awalnya gara2 baca tulisannya ukhti Riri di blog “salam revolusi” tentang pizza. Jadinya gw ingat betapa lezat tu makanan khas Italia yg bentuknya bundar ceper tersebut (apalagi yg made in my ummi). Sekilas dari artikel tersebut terkandung maksud untuk “memboikot” resto pizza cepat saji yg ditengarai membantu perjuangan zionis Israel. Tapi dari beberapa koment di bawahnya justru yg muncul adalah antipati terhadap pizzanya sendiri. Gw akhirnya jadi ingat dulu pas rame2nya aksi boikot produk2 yg ditengarai membantu zionis Israel. Waktu itu gw tanya ke seorang ustad, “ustad hamburgernya **d tuh haram ya? Juga ayam gorengnya *f*?”. Eh ustad saya malah balik nanya, “ah masak? Emang burgernya pake daging babi? Ayam gorengnya digoreng pake lemak babi?”, maka gw jawab, “enggak ustad, malah klo gak salah mereka dapat sertifikat halal dari MUI. Masalahnya sih karena mereka ditengarai membantu zionis”. “Oh gitu toh. Klo gitu ya gak papa makan burger dan ayam goreng kan halal. Klo masalah dg zionis ya perlu cek dan ricek lagi. Tapi klo soal burger dan ayam ya tetap halal n gak papa dikonsumsi”. Berawal dari situ kemudian ustad saya ngejelasin apa yg boleh dan gak boleh diambil ama kaum muslimin dari peradaban barat. Yang boleh diambil antara lain hasil sains dan segala bentuk teknologi seperti alat komunikasi (hape, komputer, blackberry, PDA, dsb), alat transportasi (pesawat, motor, mobil, kapal laut), alat2 pertanian (traktor, mesin pemanen, dsb), hingga peralatan militer canggih. Juga termasuk alat2 kesehatan (kemoterapi, pemicu jantung, alat cuci darah, dsb), alat2 masak, pertukangan, dan segala jenis alat hasil penemuan akal manusia. Makanan juga bisa dimasukkan ke dalam golongan yg boleh diambil asalkan cara masak dan bahannya dari sesuatu yg bersih dan halal. Jadi pizza, burger, sampe spaghetti boleh dimakan asalkan dimasak dan dibuat dari bahan yg halal seperti daging sapi atau daging ayam. Dan ini semua dinamakan madaniyah atau benda-benda yg digunakan dalam aktivitas hidup manusia. Sedangkan yg tidak boleh diambil adalah yg berupa hadlarah atau pandangan hidup alias way of life. Biasanya hadlarah berupa seperangkat aturan2 yg mengikat manusia. Hadlarah juga berupa ide-ide dasar atau mabda alias ideologi. Maka yg termasuk hadlarah adalah termasuk kapitalisme cs (demokrasi, sekularisme, liberalisme, feminisme, perdagangan bebas, HAM, nasionalisme, dan pluralisme) dan sosialisme cs (komunisme, marxisme, dan atheisme). Hadlarah juga termasuk ajaran2 agama seperti Nasrani, Yahudi, Hindu, Budha, Scientologi, hingga Agnotisme. Dan segala benda yg berhubungan dg hadlarah, sepert salib, icon, kippah, patung, pakaian open aurat, sampai makanan minuman yg emang jadi ciri khas dan mengandung zat yg gak halal, seperti vodka orang rusia, champagnenya orang prancis, sakenya orang jepang, atau bir yg jadi minuman khas orang jerman. Oleh karena itu akhir kata, kalo ada yg teriak2 “AYO BOIKOT PIZZA, BOIKOT BURGER, BOIKOT SPAGHETTI” ada gak yg berani ngomong “AYO BOIKOT DEMOKRASI”. Klo ada yg menyerukan “MARI KITA BUANG PIZZA, BURGER, DAN SPAGHETTI” maka ada gak yg menyerukan “MARI KITA BUANG KAPITALISME, MARI KITA BUANG DEMOKRASI, MARI KITA BUANG NASIONALISME”. Maka orang yg ngomong gitu akan gw dukung 1000%. Coz bila pizza, burger, dan spaghetti ditengarai menyengsarakan kaum muslimin di Palestina, maka sesungguhnya kapitalisme, demokrasi, HAM, nasionalisme, dan segala ide busuk lainnya yg sebenarnya jadi penghancur kaum muslimin di seluruh dunia. Dan itu semua gak layak untuk dikonsumsi oleh kaum muslimin baik secara sembunyi2 apalagi secara terang2an (tau kan maksudnya), lebih2 oleh mereka yg mendambakan kebangkitan Islam.

One thought on “Catatan Sepotong Pizza

  1. hihi…keyen,,,,baidewai, mana resep pizzanya????:( eh,saya ikut sebarin artikel ini ya. syukron!
    Insya Allah ane kirim setelah tanya ke ummi.yo gak papa monggo disebarin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s