Kita Sebenarnya (bag 2)

Kalian tahu siapakah Mulkan Jabriyyan (pemimpin Diktator) itu?

Mereka adalah yang mempertahankan kekuasaan dengan paksaan

Mereka adalah yang memimpin dengan paksaan

Mereka adalah yang mengatur kalian semua dengan paksaan

Dan Insya Allah mereka akan jatuh dari kekuasaannya juga dengan paksaan

-Syaikh Abdul Majid Al-Zindani, ulama Yaman dalam aksi besar Arab Spring di Yaman-

***

Paska runtuhnya Daulah Khilafah di Turki pada tahun 1924, dunia Islam bisa digambarkan dalam kondisi tidur. Jutaan kaum muslimin yang tersebar dari Afrika barat hingga Asia tenggara sengaja ditidurkan oleh penjajah barat. Racun nasionalisme, sekulerisme, liberalisme dan penjagaan yang ketat dari para herder barat bernama pemimpin diktator sengaja ditanam di negeri-negeri muslim.

Bukan tanpa sengaja dan tanpa niat Barat sengaja menidurkan kaum muslimin. Bayang kekalahan di medan perang Salib menyimpan dendam di hati para penguasa Barat. Ditambah dengan rasa iri dan dengki akan sumber daya alam yang melimpah yang tertanam di bumi negeri-negeri muslim. Barat sadar jika Islam dan kaum muslimin dibiarkan menjalankan ajaran agamanya secara lurus, maka sejak saat itu peradaban Barat akan serupa dengan peradaban Mesir kuno, Aztec atau Romawi yang punah ditelan zaman atau malah setara dengan peradaban Atlantis dan Lemuria yang hanya sekadar legenda tanpa bukti nyata.

Maka mereka menempatkan pemimpin-pemimpin boneka di negeri-negeri kaum muslimin. Para pemimpin ini menjadi jongos sekaligus penjaga kepentingan-kepentingan negara barat penjajah. Para pemimpin ini dengan ikhlas memberikan kekayaan negerinya untuk dirampok, rakyatnya (umat Islam) untuk dibunuh, dan Islam untuk dirusak dan direndahkan. Tapi secerdas-cerdasnya mereka membuat makar di negeri-negeri muslim, Allah Swt lebih hebat makarnya kepada mereka.

Allah Swt selipkan berjuta-juta keberanian dan kesadaran di hati dan iman kaum muslimin. Kini kaum muslimin mulai bangkit, mereka semakin sadar bahwa hanya dengan Islamlah mereka akan kembali jaya dan mulai tampak di seluruh dunia para penjajah Barat dan antek-anteknya mulai ketakutan dan perlahan-lahan menggali kuburannya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s