Klenger

Ketika Tsumamah ibn Utsal Al Hanafi, pemimpin Yamamah masuk Islam, ia segera berangkat menuju Mekkah untuk menunaikan umrah sebagai seorang muslim. Ketika ia memasuki Al Haraam, orang-orang Quraisy bertanya, “Apakah engkau menjadi seorang Shabi’i wahai Tsumamah?” Ia menjawab sambil memegang ujung kain ihramnya, “Tidak, tetapi aku mengikuti agama terbaik, agama Muhammad. Demi Allah mulai detik ini tak akan ada satu pun bebijian Yamamah sampai kepada kalian, sebelum Rasulullah mengijinkannya,”

Inilah guncangan ekonomi yang luar biasa, inilah boikot paling nyata yang ditunjukkan seorang muslim kepada musuh agamanya. Dan efeknya adalah sampai-sampai Abu Sufyan ibn Harb, pemimpin Mekah datang ke pusat Daulah Islam di Madinah dengan kuda yang kurus kering dan keadaan yang memprihatinkan. Ia memohon kepada Rasulullah selaku pemimpin Daulah, “Sungguh kami telah mulai memakan kulit-kulit binatang dan akar-akar pohon. Apakah kau hendak membunuhi orang dewasa kami dengan perang dan membunuhi anak-anak kami dengan kelaparan?”. Dan akhirnya demi alasan kemanusiaan Rasulullah Saw menyuruh Tsumamah menghentikan boikotnya.

Boikot di atas membuat klenger orang-orang kafir karena di belakangnya terdapat sebuah negara yang mendukungnya. Maka gw yakin 10000% boikot ekonomi terhadap Israel akan berhasil bila di belakang kita terdapat jutaan prajurit yang berderap maju di bawah pimpinan seorang Khalifah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s